kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Samsung Electronics Tawarkan Negosiasi Tanpa Syarat ke Serikat


Jumat, 15 Mei 2026 / 17:30 WIB
Samsung Electronics Tawarkan Negosiasi Tanpa Syarat ke Serikat
ILUSTRASI. Samsung Electronics (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Ketegangan hubungan industrial di Samsung Electronics kembali menjadi sorotan pasar. Serikat pekerja perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu menyatakan manajemen telah menawarkan kelanjutan negosiasi tanpa syarat, setelah perundingan mengenai kenaikan gaji dan skema bonus yang dimediasi pemerintah mengalami kebuntuan.

Dalam pernyataannya pada Jumat (15/5) yang dilansir Reuters, serikat pekerja menyebut pembicaraan baru kemungkinan dilakukan setelah 7 Juni 2026. Meski demikian, rencana aksi mogok mulai 21 Mei tetap dipertahankan.

Potensi mogok tersebut memicu perhatian besar karena Samsung merupakan produsen cip memori terbesar di dunia. Gangguan produksi dinilai dapat memengaruhi rantai pasok semikonduktor global yang hingga kini masih sensitif terhadap gangguan pasokan.

Manajemen Samsung Electronics juga mengonfirmasi telah mengajukan tawaran negosiasi tanpa syarat kepada serikat pekerja. Namun perusahaan belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai isi proposal tersebut.

Baca Juga: Dua Lipa Gugat Samsung US$ 15 Juta atas Dugaan Penyalahgunaan Foto

Sebelumnya, serikat pekerja meminta perusahaan menyerahkan proposal rinci yang menjawab tuntutan pekerja sebelum Jumat pukul 01.00 GMT. Tuntutan tersebut mencakup perbaikan skema bonus dan kompensasi pekerja.

Pemerintah Korea Selatan ikut turun tangan untuk mencegah eskalasi konflik. Sejumlah pejabat tinggi, termasuk perdana menteri dan menteri keuangan, memperingatkan bahwa aksi mogok di Samsung dapat menimbulkan dampak besar terhadap ekonomi nasional, ekspor, hingga stabilitas pasar keuangan.

Kekhawatiran investor langsung tercermin di pasar saham. Saham Samsung Electronics turun 2% pada perdagangan pagi di Bursa Seoul, lebih dalam dibanding pelemahan indeks acuan KOSPI yang turun 1,1%.

Pelaku pasar menilai kelanjutan negosiasi akan menjadi faktor penting dalam menentukan stabilitas operasional Samsung di tengah tingginya permintaan industri chip global, terutama untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.

Baca Juga: Rekor! Samsung Jadi Perusahaan Asia Kedua dengan Kapitalisasi Pasar US$ 1 Triliun


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×