kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Samsung menahan gaji karyawannya


Jumat, 27 Februari 2015 / 11:09 WIB
ILUSTRASI. Nyeri di Jempol Kaki Bisa Jadi Tanda Asam Urat, Ini Penjelasan Lengkapnya


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Yudho Winarto

SEOUL. Para pekerja Samsung Electronics tidak akan mendapat kenaikan gaji tahun ini. Ini merupakan pertama kali sejak tahun 2009. 

Alasannya, laba perusahaan elektronik ini merosot tajam di tengah persaingan bisnis, terutama smartphone. Januari lalu, Samsung mencatat penurunan laba tahunan sejak 2011. Di pasar smartphone, Samsung bersaing dengan Apple Inc dan Xiaomi Inc.

Terakhir kali Samsung menahan kenaikan upah pekerja adalah tahun 2009. Ketika itu, Samsung ikut kena dampak krisis finansial. Tapi setelah tahun itu, Samsung terus menaikkan upah pekerja. "Langkah menahan kenaikan upah ini didesain untuk memperkuat daya saing di tengah kondisi bisnis yang tidak optimistis," kata Samsung dalam pernyataan.

Penurunan laba ini tak cuma mempengaruhi para pekerja, tapi juga para pemegang saham. Robert Yi, Kepala Hubungan Investor Samsung memberi sinyal bahwa perusahaan Korea Selatan ini akan memangkas dividen 2015.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×