Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Produsen baterai asal Korea Selatan, Samsung SDI, mengumumkan telah menandatangani perjanjian jangka panjang dengan Mercedes-Benz untuk memasok baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Kesepakatan yang diumumkan pada Senin (20/4) tersebut menjadi kontrak pasokan baterai EV pertama Samsung SDI dengan Mercedes-Benz.
Dalam pernyataannya, Samsung SDI menyebut baterai yang akan dipasok menggunakan teknologi high-nickel NCM atau kombinasi nikel, kobalt, dan mangan. Teknologi ini dirancang untuk mendukung generasi terbaru kendaraan listrik Mercedes-Benz.
Mercedes-Benz berencana menggunakan baterai tersebut pada model SUV listrik kompak dan menengah, termasuk varian coupe listrik di masa mendatang.
Baca Juga: Maskapai Penerbangan Asia Kebanjiran Penumpang ke Eropa, Imbas Konflik Timur Tengah
Kerja sama ini dinilai penting bagi Samsung SDI dalam memperkuat posisinya di pasar baterai kendaraan listrik global, yang semakin kompetitif di tengah meningkatnya permintaan EV dari produsen otomotif dunia.
Bagi Mercedes-Benz, kemitraan ini juga menjadi bagian dari strategi memperluas lini kendaraan listrik dengan dukungan teknologi baterai berkapasitas tinggi dan efisiensi lebih baik.
Meski demikian, Samsung SDI tidak mengungkapkan nilai maupun volume dari kontrak pasokan tersebut.













