kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Sehari usai China nyatakan siap berperang, Kapal Perang AS berlayar di selat Taiwan


Kamis, 25 Juli 2019 / 17:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Pada hari Rabu, China memperingatkan bahwa China siap berperang jika ada langkah menuju kemerdekaan Taiwan. China juga menuduh Amerika Serikat merusak stabilitas global dan mengecam penjualan senjata ke pulau yang diperintah sendiri tersebut.

Kapal perang yang dikirim ke Selat Taiwan selebar 112 mil (180 km) diidentifikasi sebagai Antietam.

“Transit (kapal) melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Komandan Clay Doss, juru bicara Armada Ketujuh Angkatan Laut AS, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu. 

"Angkatan Laut AS akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana saja yang diizinkan oleh hukum internasional," tambahnya.

Baca Juga: Di tengah restrukturisasi, kerugian Deutsche Bank semakin membengkak

Pelayaran berisiko lebih lanjut meningkatkan ketegangan dengan China tetapi kemungkinan akan dilihat oleh Taiwan yang memerintah sendiri sebagai tanda dukungan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump di tengah meningkatnya pertikaian antara Taipei dan Beijing.

Amerika Serikat tidak memiliki hubungan formal dengan Taiwan tetapi terikat oleh hukum untuk membantu menyediakan peralatan militer untuk mempertahankan diri dari ancaman China.

Baca Juga: China tanggapi dingin keinginan Trump bertemu Xi Jinping di KTT G20 Juni ini




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×