kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45753,89   -6,43   -0.85%
  • EMAS1.006.000 0,00%
  • RD.SAHAM 1.46%
  • RD.CAMPURAN 0.61%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Selain Indonesia, vaksin corona buatan China juga masuk uji klinis akhir di Brasil


Rabu, 22 Juli 2020 / 15:05 WIB
Selain Indonesia, vaksin corona buatan China juga masuk uji klinis akhir di Brasil
ILUSTRASI. Vaksin corona buatan perusahaan China, Sinovac, juga memasuki tahap akhir pengujian di Brasil.

Sumber: Channel News Asia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BRASILIA. Tak hanya Indonesia, vaksin corona buatan China juga memasuki tahap akhir pengujian di Brasil. Para sukarelawan menerima dosis pertama vaksin corona yang diharapkan akan meredakan pandemi.

Vaksin corona dikembangkan perusahaan farmasi swasta China, Sinovac. IniĀ  menjadi vaksin ketiga di dunia yang memasuki uji klinis tahap III atau pengujian skala besar pada manusia yang merupakan langkah terakhir sebelum persetujuan pemerintah.

"Kami hidup di masa yang unik dan bersejarah, dan itulah sebabnya saya ingin menjadi bagian dari uji coba ini," kata dokter berusia 27 tahun yang menerima dosis pertama vaksin corona di Rumah Sakit Klinis Sao Paulo seperti dikutip dari Channel News Asia.

Baca Juga: Ini dia dua kandidat vaksin corona yang dinilai paling efektif

Sekitar 9.000 petugas kesehatan di enam negara bagian Brasil akan menerima vaksin yang dikenal sebagai CoronaVac, dalam dua dosis selama tiga bulan ke depan dalam penelitian ini.

Gubernur Sao Paulo Joao Doria mengatakan hasil uji klinis vaksin ini diharapkan bisa diketahui dalam 90 hari.

Sinovac bermitra dengan pusat penelitian kesehatan masyarakat Brasil, Butantan Institute, dalam uji coba.

Jika vaksin terbukti aman dan efektif, lembaga ini akan memiliki hak untuk menghasilkan 120 juta dosis vaksin corona di bawah kesepakatan, menurut pejabat Brasil.

Brasil adalah negara yang paling terpukul kedua di dunia dalam pandemi corona setelah Amerika Serikat.

Jumlah kematian akibat corona di Brasil melampaui 80.000 orang hingga Senin (20/7), dan sebanyak 2,1 juta kasus infeksi corona.

Karena virus ini masih menyebar dengan cepat di negara Amerika Selatan, Brasil dilihat sebagai tempat pengujian yang ideal untuk kandidat vaksin.

Baca Juga: Ini empat kandidat vaksin virus corona WHO yang menjalani uji klinik fase 3



TERBARU

[X]
×