kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Selamat, tiga penemu Hepatitis C sabet Nobel Kedokteran 2020


Selasa, 06 Oktober 2020 / 14:23 WIB
ILUSTRASI. Nobel


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Hadiah Nobel 2020 bidang Kedokteran jatuh kepada peneliti asal Amerika Serikat (AS) Harvey Alter dan Charles Rice serta ilmuwan Inggris Michael Houghton.

Sidang Nobel di Institut Karolinska, Stockholm, Swedia mengumumkan pemenang Nobel Kedokteran tahun ini pada Senin (5/10). Penghargaan sangat bergengsi ini diberikan atas penemuan virus Hepatitis C.

"Hadiah Nobel Kedokteran tahun ini diberikan kepada tiga ilmuwan yang telah memberikan kontribusi penting untuk memerangi hepatitis yang ditularkan melalui darah," kata Majelis Nobel.

"Hepatitis adalah masalah kesehatan global utama yang menyebabkan sirosis dan kanker hati pada orang-orang di seluruh dunia," sebut Majelis Nobel seperti dikutip kantor berita TASS.

Baca Juga: Selamat, ilmuwan AS dan Inggris menyabet Nobel Kedokteran 2019

Penemuan virus Hepatitis C merupakan tonggak penting dalam perang melawan penyakit ini karena memungkinkan untuk mengembangkan tes darah yang sangat sensitif untuk menghilangkan risiko infeksi selama transfusi darah. 

Penemuan tersebut juga meluncurkan perkembangan pesat obat-obatan yang efektif melawan Hepatitis C. Setiap tahun, 70 juta orang di seluruh dunia mengidap Hepatitis C, sementara ribuan orang meninggal karena penyakit ini.

Selanjutnya: Ini dia para pemenang Nobel 2019, dari penemu planet terjauh hingga PM termuda Afrika




TERBARU

[X]
×