kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

AS Jual Dua Kapal Tanker Minyak Sitaan untuk Dijadikan Besi Tua di India


Selasa, 11 Agustus 2026 / 20:18 WIB
AS Jual Dua Kapal Tanker Minyak Sitaan untuk Dijadikan Besi Tua di India
ILUSTRASI. Pemerintah Amerika Serikat menjual dua kapal tanker minyak yang sebelumnya disita karena terkait sanksi untuk dibongkar dan dijadikan besi tua  (NULL/SHANNON STAPLETON)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LOS ANGELES. Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjual dua kapal tanker minyak yang sebelumnya disita karena terkait sanksi untuk dibongkar dan dijadikan besi tua atau scrap di India.

Mengutip laporan Lloyd's List pada Senin (10/8/2026), perusahaan daur ulang kapal yang berbasis di Dubai, Global Marketing Systems (GMS), membeli kedua kapal tanker tersebut pada bulan lalu dengan nilai transaksi yang tidak diungkapkan kepada publik.

Kapal yang dijual tersebut terdiri dari Era, yang sebelumnya beroperasi dengan nama Marinera dan Bella 1, serta Lileo, yang sebelumnya berlayar dengan nama Galileo dan Veronica. Kedua kapal tanker tersebut rencananya akan dibongkar di galangan kapal pemotongan besi tua di India.

CEO GMS Anil Sharma mengatakan, proses pembelian kapal tersebut telah mendapatkan dasar hukum melalui perintah pengadilan AS. Namun, transaksi tersebut memiliki sejumlah kompleksitas, termasuk ketidakjelasan mengenai pemilik sebelumnya.

Baca Juga: Sebagian Wilayah Beijing dan China Tengah Dilanda Banjir Akibat Topan Dolphin

“Pemerintah AS telah menjualnya kepada kami dan ada perintah pengadilan yang mengizinkan penjualan tersebut, tetapi ada sejumlah kerumitan, tidak sedikit karena kami sebenarnya tidak yakin siapa pemilik sebelumnya,” ujar Sharma kepada Lloyd's List.

GMS tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters terkait transaksi tersebut.

Kapal Tanker Era Diburu Melintasi Atlantik

Kapal tanker Era yang berbendera Rusia disita oleh Penjaga Pantai AS dan pasukan khusus militer pada Januari 2026 di perairan selatan Islandia. Penyitaan tersebut mengakhiri pengejaran terhadap kapal itu yang berlangsung selama beberapa pekan di Samudra Atlantik.

Sebelumnya, kapal tersebut berhasil melewati blokade AS di kawasan Karibia yang bertujuan menghentikan ekspor minyak dari Venezuela.

Pemerintah AS pada saat itu menyatakan bahwa Era digunakan untuk mengangkut minyak yang terkena sanksi dari Venezuela dan Iran.

Baca Juga: Kapal Berbendera Panama Ditembak Helikopter Militer AS di Teluk Oman

Sementara itu, kapal tanker berbendera Rusia lainnya yang kini dikenal sebagai Lileo juga disita AS di Laut Karibia pada Januari 2026. Kapal tersebut sebelumnya telah menjadi subjek sanksi AS terhadap Rusia.

AS Sita hingga 10 Kapal Tanker Minyak

Tindakan penyitaan terhadap Era dan Lileo merupakan bagian dari operasi AS terhadap kapal-kapal tanker yang dituding terlibat dalam pengangkutan minyak yang terkena sanksi.

Secara keseluruhan, AS menyita sebanyak 10 kapal tanker minyak setelah tindakan militernya di Venezuela.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×