kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Selat Hormuz Memanas: Rudal Iran Hantam Kapal Tanker UEA, 1 Tewas!


Selasa, 14 Juli 2026 / 06:07 WIB
Selat Hormuz Memanas: Rudal Iran Hantam Kapal Tanker UEA, 1 Tewas!
ILUSTRASI. Dua kapal tanker Uni Emirate Arab (UEA) diserang rudal Iran di Selat Hormuz, menewaskan satu awak dan membuat ketegangan di kawasan memanas (AFP/AFP)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Kementerian Pertahanan Uni Emirate Arab (UEA) mengatakan bahwa dua kapal tanker nasional menjadi sasaran dua rudal jelajah Iran di jalur selatan Selat Hormuz di perairan teritorial Oman pada Senin (13/7/2026).

Di mana, serangan tersebut menewaskan satu awak kapal berkebangsaan India dan melukai delapan lainnya, termasuk empat luka serius.

Kementerian Pertahanan UEA mengatakan bahwa kebakaran terjadi di kedua kapal tanker tetapi telah berhasil dikendalikan seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/7/2026).

Kementerian Pertahanan mengutuk serangan itu sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan mengatakan bahwa UEA tetap memiliki hak penuh untuk menanggapi dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanannya.

Baca Juga: Harga Minyak Ditutup Terbang 9%: Konflik Iran-AS Picu Lonjakan Tertinggi Sebulan!

Sementara itu, di tengah ketegangan di kawasan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, AS menyerang infrastruktur Iran yang terkait dengan Selat Hormuz. Aksi militer ini memperbarui ketegangan di antara kedua negara tersebut.

Militer AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka melancarkan serangan baru terhadap Iran, tetapi Trump mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval pada hari Senin bahwa dia belum memutuskan bahwa penyelesaian melalui negosiasi tidak dapat dicapai dengan Teheran.

Trump menambahkan bahwa mungkin ada drone Iran di Kuba.

"Jika mereka memang memilikinya, dan kemungkinan besar mereka memilikinya, kita akan menanganinya," katanya.

"Kita tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Kita tidak akan membiarkan hal itu terjadi, jadi mungkin saja mereka menyimpan beberapa drone. Kita sedang menyelidikinya sekarang."


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×