kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,15   -4,52   -0.50%
  • EMAS939.000 0,21%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Sentimen positif dari pemilu presiden Amerika Serikat (AS)


Kamis, 05 November 2020 / 18:00 WIB
Sentimen positif dari pemilu presiden Amerika Serikat (AS)
ILUSTRASI. Pemilu AS. REUTERS/Micah Green 

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor global bergegas melakukan reli di sejumlah bursa saham terhadap perusahaan teknologi dan kesehatan setelah memastikan hasil pemilu AS tak akan mempengaruhi ketentuan soal pajak atau peraturan yang endukung pasar buat berkembang selama bertahun-tahun.

Dilansir Bloomberg Kamis (5/11), Indeks Stoxx 600 misalnya naik pada pembuaan perdagangan didukung oleh saham teknologi. Dialog Semiconductor Plc misalnya jadi salah satu yang meraup petumbuhan tinggi pascaproyeksi yang optimis dari Qualcomm Inc soal peningkatan perangkat 5G. Kemudian ada Societe General yan menguat setelah laba kuartalnnya mencapai dua kali lipa dari prediksi analis.

Transaksi berjangka pada Nasdaq berhasil melonjak 2,4% setelah indeks yang mendasarinya juga terkerek naik Rabu kemarin. Ini terjadi saat Partai Demokrat gagal menang telak seperti yang diharapkan banyak orang. Berkurangnya paket stimulus jutaan dolar di Kongres juga akan mendorong pasar treasuri makin meninggi.

Bursa Asia juga tercatat menguat mencapai rekor tertingginya sjak Maret 2018 yang juga ditopang sektor teknologi dan kesehatan. Dua sektor ini dinilai cenderung bebas risiko jika pemerintah AS menghentikan paket kebijakan ekonominya.

Meskipun di Asia Pasifik kenaikan kurang terlihat dibandingkan sesi di Wall Street, namun Hong Kong berhasil unggul. Sementara itu ekuitas berjangka AS naik tipis. S&P 500 naik lebih dari 2%, Nasdaq 100 melonjak lebih dari 4%.

Baca Juga: Kemenangan Joe Biden bisa menjadi berkah untuk harga komoditas

Sementara itu, pasar obligasi di Inggris juga meningkat setelah Bank of England meningkatkan program belanja utang dari yang diprediksi. Sedangkan The Federal Reserve ditaksir akan mempertahankan sejumlah kebijakan utamanya untuk menjaga keseimbangan. 

Investor dinilai cukup pragmatis menanti hasil Pemilu AS, mereka ingin Kongres terbagi untuk membiarkan kebijakan pajak Trump bertahan sembari ingin ketentuan yang lebih longgar buat perusahaan teknologi. Di sisi lain, mereka juga ingin The Fed tetap memompa stimulus ekonomi agar dapat pulih dari pandemi. 

“Sampai minggu lalu, orang-orang yakin Partai Demokrat akan menang telak, dan anda sekarang melihar terjadi penyesuaian harga di pasar. Kami melihar peningkatan hari ini karena Senat cenderung dipimpin status quo dapat meringankan ketentuan sektor teknologi,” ujar Equity Strategist Wells Fargo SEcurities Anna Han. 

Sedangkan dari hasil Pemilu sementara, Biden yang telah menang di MIchigan dan Winconsin makin dekat untuk memimpin Gedung Putih, beberapa jam setelah Trump membuka pertikaian untuk menghentikan penghitungan suara di dua negara bagian.

Sementara jutaan suara masih dihitung dengan ersaingan yang ketat di wilayah-wilayah utama, hasil akhir Pemilu AS mungkin tak akan diumumkan dalam waktu dekat. 

Selanjutnya: ​Mengenal Nevada, wilayah yang jadi penentu kemenangan Joe Biden di Pemilu AS

 





[X]
×