kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Seperti wabah, hacker juga menyerang jaringan Nintendo


Senin, 06 Juni 2011 / 11:05 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil Bekas Toyota Fortuner sudah murah, generasi ini mulai Rp 120 juta


Reporter: Dyah Megasari,

LOS ANGELES. Server Nintendo yang berbasis di Amerika Serikat (AS) tak luput dari serangan peretas atau hacker. Namun, Minggu (5/6) manajemen menyatakan, meski diserang, tak ada data konsumen yang berhasil dicuri.

Nintendo merupakan perusahaan terakhir yang menjadi target para hacker. Perusahaan menyatakan, serangan itu tak mempengaruhi segala informasi mengenai pelanggan.

"Server tersebut tidak berisi informasi konsumen. Perlindungan terhadap informasi pelanggan merupakan prioritas utama kami," kata Nintendo of America, dalam sebuah pernyataan e-mail. Nintendo menyatakan perang terhadap hacker dan berkomitmen menjaga keamanan data konsumen.

Minggu, kelompok hacker bernama Lulzsec mengatakan telah menyerang Nintendo. Pernyataan dilontarkan melalui jaringan Twitter. Kelompok ini merupakan kelompok yang sama dengan penyerang Sony Corp dan menyatakan telah menyerang PBS television dan Fox.com.




TERBARU

[X]
×