kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Serangan Drone dan Rudal Rusia Menewaskan Tiga Orang di Ukraina


Selasa, 24 Maret 2026 / 13:24 WIB
Serangan Drone dan Rudal Rusia Menewaskan Tiga Orang di Ukraina
ILUSTRASI. Ledakan rudal Kinzhal Rusia (Gleb Garanich/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - KYIV. Rusia meluncurkan drone dan rudal semalam — pada hari Selasa (23/3) — ke Ukraina, menewaskan sedikitnya tiga orang, merusak rumah-rumah dan memicu kebakaran, kata para pejabat Ukraina.

Serangan itu terjadi ketika Presiden Volodymyr Zelenskiy memperingatkan pada hari Senin tentang serangan besar-besaran Rusia yang akan segera terjadi di negara itu, mengutip intelijen Ukraina.

Baca Juga: Gejolak Minyak Bikin Investor Asia Borong Saham Energi Terbarukan China

Satu orang tewas dan lima orang terluka dalam serangan drone dan rudal di kota Zaporizhzhia di Ukraina tenggara, kata gubernur regional di aplikasi pesan Telegram.

"Rusia melancarkan serangan gabungan besar-besaran di Zaporizhzhia menggunakan drone dan rudal," kata Gubernur Ivan Fedorov.

Fedorov juga melaporkan bahwa enam gedung apartemen, dua rumah pribadi, sebuah toko, bangunan non-perumahan, serta fasilitas infrastruktur industri di Zaporizhzhia rusak akibat serangan tersebut.

Ia mengunggah foto-foto di Telegram yang menunjukkan petugas pemadam kebakaran memadamkan api di gedung bertingkat tinggi dan sebuah bangunan kecil yang dilalap api.

Dua orang tewas dan 11 luka-luka dalam serangan di wilayah Poltava timur, kata gubernur regional tersebut, menambahkan bahwa bangunan perumahan dan sebuah hotel juga rusak.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Tipis, Pasar Waspada Konflik Timur Tengah




TERBARU

[X]
×