CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.640   13,00   0,07%
  • IDX 6.452   -89,83   -1,37%
  • KOMPAS100 851   -7,71   -0,90%
  • LQ45 646   -4,07   -0,63%
  • ISSI 223   -3,81   -1,68%
  • IDX30 359   -2,28   -0,63%
  • IDXHIDIV20 449   -1,01   -0,23%
  • IDX80 97   -0,63   -0,64%
  • IDXV30 125   -0,62   -0,49%
  • IDXQ30 115   -0,36   -0,31%

Serangan Houthi Meningkat, Arab Saudi Sempat Beri Peringatan di 4 Kota


Senin, 14 September 2026 / 09:00 WIB
Serangan Houthi Meningkat, Arab Saudi Sempat Beri Peringatan di 4 Kota
ILUSTRASI. Serangan Drone - Houthi Yaman (via REUTERS/HOUTHI MEDIA CENTRE)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi mencabut peringatan potensi bahaya di empat kota di wilayah selatan pada Senin (14/9/2026), setelah sebelumnya mengeluarkan peringatan keamanan di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran.

Melansir Reuters, peringatan tersebut sebelumnya dikeluarkan untuk kota Najran, Khamis Mushait, Jazan dan Abha.

Baca Juga: Bursa Australia Menghijau Senin (14/9), ASX 200 Naik di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi kemudian kembali mengeluarkan peringatan untuk Khamis Mushait dan Abha sebelum akhirnya mencabut peringatan tersebut.

Peningkatan kewaspadaan ini terjadi setelah kelompok Houthi meningkatkan serangan yang mengarah ke Arab Saudi.

Kelompok Houthi menguasai wilayah terpadat di Yaman serta sebagian besar wilayah utara negara tersebut.

Sejak Juli, kelompok yang didukung Iran itu telah melancarkan serangkaian serangan ke arah Arab Saudi setelah menyatakan blokade laut terhadap Riyadh.

Serangan tersebut antara lain menargetkan kapal-kapal milik Arab Saudi di kawasan Laut Merah.

Baca Juga: Konflik OpenAI dan Matematikawan Memanas, Ada Isu Atribusi dan Plagiarisme

Langkah pencabutan peringatan menunjukkan bahwa otoritas Saudi untuk sementara menyatakan kondisi di empat kota tersebut kembali aman setelah sebelumnya masyarakat diminta waspada terhadap potensi ancaman.




TERBARU

[X]
×