kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Setelah Boeing 737 NG, giliran Airbus SE A220 yang bermasalah


Rabu, 16 Oktober 2019 / 16:54 WIB
Setelah Boeing 737 NG, giliran Airbus SE A220 yang bermasalah
ILUSTRASI. Logo Airbus di badan pesawat setelah presentasi acara penerbangan di Colomiers dekat Toulouse, Prancis, 6 November 2018.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Setelah Boeing 737 NG, kini giliran pesawat Airbus yang bermasalah. Sejumlah maskapai yang mengoperasikan Airbus SE A220 terpaksa meng-grounded armada mereka untuk menjalani pemeriksaan.

Korean Air Lines Co Ltd, misalnya, segera melakukan inspeksi terhadap 10 pesawat Airbus SE A220 mereka, setelah ada permintaan dari Pratt & Whitney, pabrikan mesin asal Amerika Serikat (AS).

"Inspeksi akan kami lakukan secara berurutan, tetapi tidak akan memengaruhi operasi kami," kata Juru bicara Korean Air kepada Reuters, Rabu (16/10).

Baca Juga: Ada temuan keretakan, FAA perintahkan maskapai AS periksa pesawat Boeing 737 NG

Pemeriksaan atas Airbus SE A220 menyusul kegagalan mesin pada pesawat Deutsche Lufthansa AG saat terbang dari London menuju Jenewa, Selasa (15/10). Akhirnya, pesawat narrowbody yang sebelumnya dikenal sebagai Bombardier CSeries itu mendarat darurat di Paris.

Penyelidik kecelakaan udara Prancis mengklasifikasikan masalah yang mengganggu penerbangan maskapai asal Swiss itu tak lama setelah keberangkatan dari London Heathrow pada Selasa (15/10) lalu sebagai "insiden serius".




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×