kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.825   8,00   0,04%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Inggris Akan Kucurkan Investasi US$ 66 Juta untuk Mineral Penting, Demi Kurangi Impor


Senin, 22 Juni 2026 / 06:45 WIB
Inggris Akan Kucurkan Investasi US$ 66 Juta untuk Mineral Penting, Demi Kurangi Impor
ILUSTRASI. Inggris akan menginvestasikan £50 juta (US$ 66 juta) untuk meningkatkan produksi mineral penting dalam negeri.(REUTERS/Steve Marcus)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Inggris akan menginvestasikan £50 juta (US$ 66 juta) untuk meningkatkan produksi mineral penting dalam negeri.

Mengutip Reuters, Senin (22/6/2026), Pemerintah Inggris mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan global yang terkonsentrasi dan memperkuat ketahanan ekonomi.

Pendanaan tersebut akan mendukung proyek-proyek di bidang ekstraksi, pengolahan, dan daur ulang, yang bertujuan untuk mengamankan bahan-bahan yang digunakan dalam produk mulai dari ponsel pintar dan lemari es hingga baterai kendaraan listrik.

Langkah ini didasarkan pada lebih dari £200 juta yang telah dikucurkan ke sektor tersebut.

Baca Juga: Gelar IPO, Keluarga Pemilik KNDS Akan Melepas 40% Sahamnya ke Pemerintah Jerman

Menteri Perindustrian Chris McDonald dijadwalkan meluncurkan program tersebut selama kunjungannya ke pusat penelitian industri di timur laut Inggris, tempat perusahaan-perusahaan mengembangkan teknologi untuk pemulihan dan pengolahan logam.

Inggris meningkatkan upaya untuk mengamankan pasokan mineral penting karena permintaan meningkat dan Tiongkok mempertahankan posisi dominan, yang menyumbang sekitar 70% penambangan logam tanah jarang dan 90% pemurnian.

"Mineral penting sangat vital bagi keamanan nasional kita," kata McDonald.

Kemajuan terbaru termasuk pembukaan pabrik magnet logam tanah jarang komersial pertama di Inggris dalam 25 tahun, yang dioperasikan oleh unit HyProMag milik Mkango Resources di Birmingham, yang menggunakan bahan daur ulang untuk menghasilkan magnet untuk motor listrik dan teknologi lainnya.

Inggris juga berupaya mendiversifikasi akses melalui kemitraan dengan sekutu termasuk Amerika Serikat dan Korea Selatan, dengan fokus pada kolaborasi dalam rantai pasokan, kapasitas pengolahan, dan aliran investasi.

Baca Juga: Iran Protes Pembatasan Mobilitas di Piala Dunia, AS Tetap Pertahankan Aturan

Pendanaan baru ini akan dibagi menjadi tiga pilar, termasuk 20 juta poundsterling untuk pusat magnet tanah jarang, 25 juta poundsterling untuk program akselerator guna membantu meningkatkan skala proyek, dan hingga 5 juta poundsterling untuk platform guna mengumpulkan permintaan industri dan membuka investasi swasta. 

($1 = 0,7564 poundsterling) 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×