Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - MUNICH. Keluarga yang memiliki setengah dari perusahaan pembuat tank KNDS telah setuju untuk menjual 40% sahamnya kepada pemerintah Jerman, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut. Upaya ini dilakukan untuk melewati hambatan terakhir bagi perusahaan itu untuk terdaftar di bursa saham sebelum musim panas.
Menurut sumber yang dikutip Reuters, Senin (22/6/2026), KNDS, yang memproduksi tank "Leopard 2" dan "Leclerc", sedang mempersiapkan IPO untuk pencatatan ganda di Frankfurt dan Paris, sebuah langkah yang akan membuat keluarga tersebut keluar dari perusahaan Prancis-Jerman tersebut.
Kesepakatan tersebut akan menilai KNDS antara €15 miliar dan €18 miliar, tergantung pada bagaimana harga saham berkembang setelah pencatatan, kata sumber tersebut.
Baca Juga: Iran Protes Pembatasan Mobilitas di Piala Dunia, AS Tetap Pertahankan Aturan
Itu berarti pemerintah Jerman akan membayar sekitar €6 miliar hingga €7 miliar untuk kepemilikannya.
Bloomberg pertama kali melaporkan penjualan saham tersebut.
KNDS tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Seorang juru bicara keluarga dan kementerian ekonomi Jerman, yang memimpin pembicaraan atas nama pemerintah, menolak berkomentar.
Kesepakatan Membuka Jalan untuk IPO pada Juli
KNDS berencana untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) sebelum musim panas, dengan waktu pastinya bergantung pada penjualan saham kepada pemerintah Jerman.
Pengumuman resmi rencana IPO, yang dikenal sebagai niat untuk melakukan IPO, diperkirakan akan dilakukan pada hari Rabu, tambah sumber tersebut.
KNDS saat ini dimiliki bersama oleh pemerintah Prancis dan keluarga pemilik Jerman dari mantan Krauss-Maffei Wegmann (KMW). KMW digabung dengan Nexter Prancis menjadi KNDS.
Baca Juga: Trump Ancam Serang Iran Lagi Jika Hezbollah Memicu Kekerasan di Lebanon
Keluarga-keluarga tersebut bertujuan untuk melepaskan seluruh saham 50% mereka dengan bantuan IPO.
Pemerintah Jerman ingin menyeimbangkan kepemilikan KNDS dengan pemerintah Prancis, yang memegang setengah bagian lainnya.
Selama IPO, 10% dari sisa saham yang dipegang oleh keluarga dan 10% dari saham yang dipegang oleh Prancis akan dijual.
Tanggal terakhir untuk IPO adalah 13 Juli, sehari sebelum perayaan Hari Bastille nasional Prancis, yang menandai dimulainya liburan musim panas untuk pasar modal Prancis.
($1 = 0,8720 euro)













