kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.081   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Setelah UEFA, CONCACAF Juga Tolak Proposal FIFA Jual Saham Turnamen


Jumat, 31 Juli 2026 / 08:09 WIB
Setelah UEFA, CONCACAF Juga Tolak Proposal FIFA Jual Saham Turnamen
ILUSTRASI. FIFA (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia (CONCACAF) menolak proposal FIFA untuk menjual sebagian kepemilikan unit pengelola Piala Dunia kepada investor eksternal.

Namun, berbeda dengan UEFA, CONCACAF belum mengambil langkah memboikot turnamen yang diselenggarakan FIFA.

Baca Juga: BOJ Akan Pertahankan Suku Bunga, Beri Sinyal Hawkish Karena Pemerintah Menopang Yen

Melansir Reuters pada pertemuan yang digelar Kamis (30/7/2026), CONCACAF menyatakan 41 asosiasi anggota menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap proses penyusunan proposal tersebut.

Menurut CONCACAF, proposal FIFA disampaikan tanpa proses yang memadai, tenggat waktu yang terlalu singkat, serta belum melalui kajian maupun persetujuan dari badan tata kelola FIFA yang berwenang.

"Pembahasan ini menegaskan perlunya transparansi yang lebih besar dan tata kelola yang baik. Atas dasar itu, CONCACAF bersama 41 asosiasi anggotanya menolak proposal tersebut," demikian pernyataan resmi CONCACAF.

Baca Juga: Trump Perintahkan Pembatasn Ekspor Limbah Mineral Penting

Sebelumnya, FIFA mengumumkan rencana membentuk anak usaha komersial senilai US$ 20 miliar yang akan mengelola Piala Dunia dan turnamen internasional lainnya.

FIFA juga berencana melepas hingga 20% saham entitas tersebut kepada investor eksternal.

Proposal tersebut menuai penolakan dari sejumlah konfederasi karena dinilai disusun tanpa konsultasi yang memadai.

Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) belum menentukan sikap.

Dalam pernyataannya, FMF mengatakan FIFA baru menyampaikan proposal tersebut kepada federasi pada 28 Juli 2026.

FIFA juga berjanji akan memberikan informasi dan dokumen tambahan kepada asosiasi anggota melalui serangkaian forum diskusi sebelum keputusan diambil.

"FMF akan menyelesaikan proses kajian dan analisis ini untuk mengambil keputusan yang paling mendukung perkembangan sepak bola Meksiko," demikian pernyataan FMF.

Baca Juga: AS Mendesak China Terkait Komitmen Logam Tanah Jarang dan Produk Pertanian

Meski demikian, FMF tidak menyebutkan apakah mendukung keputusan CONCACAF untuk menolak proposal FIFA tersebut.

Penolakan CONCACAF menambah daftar konfederasi yang mengkritik rencana FIFA.

Sebelumnya, UEFA memutuskan akan memboikot seluruh kompetisi FIFA selama proposal penjualan saham itu belum dibatalkan, sementara Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga menyatakan keberatan karena tidak dilibatkan dalam penyusunan rencana tersebut.




TERBARU

[X]
×