kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Siap gempur Gaza, Israel mulai kerahkan pesawat dan pasukan darat


Jumat, 14 Mei 2021 / 07:21 WIB
Siap gempur Gaza, Israel mulai kerahkan pesawat dan pasukan darat
ILUSTRASI. Tentara Israel memeriksa peluru artileri di daerah dekat perbatasan dengan Gaza, di Israel selatan 13 Mei 2021.

Sumber: Arab News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - GAZA. Israel pada hari Jumat (14/5) mengumumkan akan mengirimkan pasukan darat serta pesawat ke Jalur Gaza dan siap menggempur daerah tersebut sebagai balasan atas serangan dari Palestina.

Palestina telah meluncurkan rentetan tembakan roket dari daerah kantong yang dikelola Hamas, yang juga merupakan bentuk balasan atas kekerasan yang dilakukan oleh Israel.

"Pesawat dan pasukan Israel di darat sedang melakukan serangan di Jalur Gaza," ungkap perwakilan militer Israel dalam pesan singkat kepada AFP, seperti dikutip Arab News.

Baku tembak artileri yang cukup intens dilaporkan terjadi pada Kamis (13/5) malam. Pasukan Israel pun terlihat berkumpul di titik-titik vital dengan pengamanan ketat.

Lusinan roket ditembakkan dari Gaza menuju kota pesisir selatan Israel Ashdod dan Ashkelon, dan di sekitar bandara Ben Gurion di Tel Aviv. 

Tembakan-tembakan roket Palestina disambut oleh sistem pertahanan udara Iron Dome andalan Israel, menimbulkan bola-bola api yang terlihat menumpuk di langit malam.

Baca Juga: Konflik di Gaza kian panas, intensitas serangan roket dan serangan udara meningkat

Pengiriman pasukan baru Jumat ini dikonfirmasi oleh juru bicara militer Israel John Conricus, meskipun dia tidak merinci skala operasi tersebut.

"Kami siap, dan terus mempersiapkan berbagai skenario. Serangan darat ini hanya salah satu dari skenario tersebut," ungkap Conricus.

Militer Israel sebelumnya mengatakan telah mencapai sasaran di Gaza lebih dari 600 kali sementara 1.750 roket ditembakkan Palestina dari daerah kantong tersebut.

Sebelumnya, pengeboman besar-besaran terjadi bertepatan dengan dimulainya Idul Fitri. Masjid-masjid turut menjadi korban, membuat umat muslim menggelar Sholat Idulfitri di reruntuhan masjid.

Otoritas kesehatan di Gaza melaporkan sedikitnya 103 orang telah tewas sejak Senin (10/5), termasuk 27 anak-anak, dan lebih dari 580 lainnya luka-luka.

Di dalam Israel, 7 orang tewas sejak Senin, termasuk seorang anak berusia enam tahun, setelah sebuah roket menghantam sebuah rumah keluarga.

Selanjutnya: Perayaan Idul Fitri di Palestina terhenti akibat serangan Israel ke Gaza




TERBARU

[X]
×