kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Singapura kembangkan alat tes virus corona kilat, hasil keluar dalam 36 menit


Senin, 27 Juli 2020 / 14:37 WIB
Singapura kembangkan alat tes virus corona kilat, hasil keluar dalam 36 menit
ILUSTRASI. Peneliti dari NTU menunjukkan alat tes virus corona dengan metode baru yang mereka kembangkan.


Sumber: Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Masalah lain yang juga muncul adalah memurnikan ribonucleic acid (RNA) dari sampel pasien. Dalam prosesnya, ini membutuhkan komponen yang sulit didapatkan, bahkan oleh seluruh dunia.

Peneliti senior dalam proyek NTU, Dr. Sivalingam Paramalingam Suppiah mengungkapkan beberapa keunggulan dari metode yang mereka ciptakan. Poin utama tetap berada kecepatan, ketepatan, serta penghematan biaya.

"Dengan melewatkan langkah ekstraksi RNA, kami melihat ada penghematan biaya pada proses ekstraksi asam nukleat, dan menghindari masalah kebutuhan reagen di tengah kebutuhan global terus meningkat," ungkap Dr. Suppiah seperti dilansir Channel News Asia.

Baca Juga: Singapura: Kita harus siap menghadapi gelombang kedua virus corona

Singapura jadi negara berikutnya, setelah Israel, yang berusaha mengembangkan alat tes Covid-19 kilat. Israel juga sedang mengembangkan alat rapid test yang mampu menunjukkan hasil dalam 30 detik saja.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×