kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SingTel menggenjot anak usaha di Australia


Kamis, 13 Februari 2014 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. Di luar SPP dan uang pangkal, ada biaya pendidikan tambahan yang harus diantisipasi. Maka, perlu cermat memilih sekolah anak yang sesjami dengan konisi keuangan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sandy Baskoro

SYDNEY. Singapore Telecommunications Ltd (SingTel) membukukan kinerja positif  tahun lalu. Di kuartal ketiga yang berakhir Desember 2013, perusahaan telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara ini meraup pertumbuhan laba bersih 5,4% year-on-year menjadi S$ 872 juta atau US$ 689 juta.

Tapi penjualan SingTel menurun 7,3%, menjadi S$ 4,3 miliar. SingTel menambah bisnis digital baru, termasuk iklan mobile. Di saat yang sama, SingTel siap menggenjot unit bisnisnya di Australia, SingTel Optus Pty Ltd.

SingTel akan mengerek jumlah pelanggan Optus yang melambat. Lihat saja, dalam dua tahun, yakni 2012 dan 2013, Optus hanya mampu menambah 22.000 pelanggan. Bandingkan pesaingnya, Telstra Corp, operator telekomunikasi terbesar Australia, yang mampu menambah 2,5 juta pelanggan di periode sama. Penjualan Optus menurun 5% menjadi A$ 2,16 miliar atau menyusut 14% jika dikonversi ke dollar Singapura. Tapi, labanya naik 41% setelah pemangkasan biaya.




TERBARU

[X]
×