kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.810   15,00   0,09%
  • IDX 7.920   -409,88   -4,92%
  • KOMPAS100 1.105   -59,94   -5,14%
  • LQ45 803   -30,57   -3,67%
  • ISSI 279   -18,71   -6,28%
  • IDX30 421   -9,05   -2,11%
  • IDXHIDIV20 504   -5,33   -1,04%
  • IDX80 123   -6,08   -4,71%
  • IDXV30 136   -3,34   -2,40%
  • IDXQ30 137   -1,56   -1,13%

Skandal Epstein: 3 Juta Dokumen Baru Ungkap Nama Besar!


Senin, 02 Februari 2026 / 07:53 WIB
Skandal Epstein: 3 Juta Dokumen Baru Ungkap Nama Besar!
ILUSTRASI. Nama Donald Trump muncul ratusan kali dalam dokumen Epstein. Namun, sebagian besar berupa laporan tip yang belum diverifikasi. (REUTERS/Jonathan Ernst)


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dugaan Transaksi ke Akun Terkait Lord Mandelson

Dokumen perbankan menunjukkan Epstein diduga mengirim total US$ 75.000 ke akun yang terkait dengan Lord Mandelson, politisi Inggris. Mandelson menyatakan tidak mengingat atau tidak mengetahui keaslian dokumen tersebut dan menyesalkan hubungan masa lalunya dengan Epstein.

Trump Disebut Ratusan Kali

Nama Donald Trump muncul ratusan kali dalam dokumen. Namun, sebagian besar berupa laporan tip yang belum diverifikasi. Pemerintah AS menegaskan bahwa sejumlah klaim terhadap Trump bersifat tidak berdasar dan sensasional.

Trump sendiri telah membantah mengetahui kejahatan Epstein dan menyatakan hubungan mereka telah lama berakhir.

Elon Musk dan Undangan ke Pulau Epstein

Dokumen juga memuat korespondensi email antara Epstein dan Elon Musk. Dalam beberapa email, Musk menanyakan soal pesta di pulau Epstein dan membahas kemungkinan kunjungan.

Namun, tidak ada bukti bahwa Musk benar-benar pernah mengunjungi pulau tersebut. Musk menyatakan bahwa email-email itu bisa disalahartikan dan menegaskan fokus utamanya adalah agar para pelaku kejahatan terhadap anak di bawah umur benar-benar diproses hukum.

Tonton: Interpol Terbitkan Red Notice Riza Chalid, Buronan Korupsi Pertamina Diburu 196 Negara

Bill Gates Bantah Tuduhan

Dokumen juga memuat email yang diklaim berasal dari Epstein yang menyinggung Bill Gates, termasuk tuduhan sensasional. Juru bicara Gates menyebut klaim tersebut “absurd dan sepenuhnya tidak benar”, serta menilai dokumen itu menunjukkan upaya Epstein untuk mencemarkan nama baik.

Kritik Soal Identitas Korban

Pengacara hak perempuan Gloria Allred mengkritik rilis dokumen ini karena dinilai masih menampilkan nama dan foto sejumlah korban yang seharusnya dilindungi identitasnya. DOJ menyatakan sedang melakukan perbaikan dan redaksi tambahan untuk melindungi para penyintas.

Apakah Ini Rilis Terakhir?

Meski DOJ menyebut proses peninjauan dokumen telah selesai, Partai Demokrat menilai masih ada jutaan halaman dokumen yang belum dirilis. Hal ini memicu pertanyaan apakah seluruh arsip Epstein benar-benar sudah dibuka.

Isu Epstein masih memicu kecurigaan publik bahwa ada upaya melindungi tokoh-tokoh berpengaruh yang pernah berhubungan dengannya.

Selanjutnya: Asing Buang Rp 9,5 Triliun Saham Bank Jumbo, Efek Domino Ancaman MSCI Untuk IHSG

Menarik Dibaca: HP Android 2 Jutaan Ini Bawa Fitur Canggih AMOLED, Tak Kalah dari Flagship




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×