kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Skenario dunia politik Malaysia pasca Muhyiddin mengundurkan diri


Selasa, 17 Agustus 2021 / 07:00 WIB
ILUSTRASI. Penggulingan Muhyiddin tampaknya akan membuat Malaysia masuk ke dalam ketidakpastian yang lebih dalam. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ku Li, begitu ia dikenal, telah menjadi anggota parlemen selama 47 tahun, memegang berbagai posisi menteri dalam karir politiknya dan merupakan ketua pendiri perusahaan minyak negara Petronas.

Politisi berusia 84 tahun dari UMNO itu dipandang sebagai calon kompromi antara berbagai fraksi di partai tersebut. Dukungan UMNO adalah kunci untuk pembentukan pemerintahan baru.

  • Anwar Ibrahim, pemimpin oposisi

Pria berusia 74 tahun itu telah berulang kali bermain untuk posisi teratas, tetapi sejauh ini gagal menunjukkan bahwa dia dapat memimpin mayoritas.

Koalisi Pakatan Harapan Anwar memiliki 88 anggota parlemen, jauh dari mayoritas sederhana yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan.

Musuh lamanya, Tun Dr Mahathir, dan beberapa anggota parlemen oposisi lainnya tidak mendukung pencalonannya sebagai perdana menteri.

  • Dewan Operasi Nasional

Mantan perdana menteri Mahathir telah mengusulkan pembentukan Mageran, dewan bipartisan yang akan memerintah negara itu sampai pemerintahan baru dapat dibentuk.

Pria berusia 96 tahun itu telah menawarkan diri untuk memimpin dewan tersebut.

Sebuah dewan serupa memerintah Malaysia selama dua tahun sejak Mei 1969 setelah kerusuhan rasial yang mematikan.

Selanjutnya: Akhirnya menyerah, PM Malaysia Muhyiddin Yassin dikabarkan mundur pada Senin (16/8)




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×