kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Soal Bank dan Deposito AS, Pesan Warren Buffett: Jangan Panik!


Jumat, 14 April 2023 / 08:08 WIB
Soal Bank dan Deposito AS, Pesan Warren Buffett: Jangan Panik!
ILUSTRASI. Investor miliarder Warren Buffett mengatakan orang tidak perlu panik tentang industri perbankan atau keamanan atas simpanan mereka di bank AS. REUTERS/Rick Wilking


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Investor miliarder Warren Buffett mengatakan orang tidak perlu panik tentang industri perbankan atau keamanan atas simpanan mereka di bank AS, meskipun Silicon Valley Bank dan Signature Bank baru-baru ini mengalami kebangkrutan.

Melansir Reuters, pimpinan Berkshire Hathaway Inc mengatakan bahwa meski lebih banyak bank akan bangkrut, masalah industri baru-baru ini tidak mirip dengan faktor yang membantu memicu krisis keuangan global 2008.

"Orang-orang tidak perlu khawatir kehilangan uang dan simpanan mereka di bank Amerika, tetapi pesannya menjadi sangat membingungkan," kata Buffett, 92 tahun, di CNBC.

"Anda tidak perlu mengubah keputusan bodoh para manajer dengan membuat panik seluruh warga Amerika Serikat tentang sesuatu hal yang tidak perlu dikhawatirkan," tambahnya.

Portofolio ekuitas Berkshire mencakup beberapa bank, termasuk saham akhir tahun senilai US$ 34,2 miliar di Bank of America Corp. Konglomerat yang berbasis di Omaha, Nebraska ini juga memiliki lusinan bisnis termasuk kereta api BNSF dan asuransi Geico.

Silicon Valley Bank, yang memiliki jumlah simpanan yang tidak diasuransikan yang luar biasa tinggi, bangkrut pada 10 Maret setelah perhitngan suku bunga yang salah membuatnya mengalami kerugian investasi yang besar dan kekurangan modal.

Baca Juga: Inilah Kritik Terbaru Warren Buffett Soal Bitcoin, Apa Katanya?

Signature Bank gagal dua hari kemudian, setelah melakukan permainan untuk deposit cryptocurrency.

Pada 19 Maret, dua bank lain yang terancam mendapat dana bantuan. First Republic Bank menerima infus deposit sebesar US$ 30 miliar dari bank lain, dan Credit Suisse Group AG dibeli oleh UBS AG.

Buffett mengatakan bank telah "salah mengelola" aset dan kewajiban untuk waktu yang lama, dan "sesekali itu menggigit mereka secara besar-besaran."

Dia mengatakan direktur bank harus memastikan bahwa eksekutif puncak menghadapi konsekuensi atas kesalahan yang merugikan pemegang saham.

Baca Juga: Nasihat Warren Buffett Saat Sejumlah Perbankan di AS Kolaps

Federal Deposit Insurance Corp mengasuransikan simpanan hingga setidaknya US$ 250.000 per deposan per bank yang diasuransikan FDIC.

Buffett juga mengatakan dia akan bertaruh US$ 1 juta bahwa tidak ada deposan Amerika yang akan kehilangan uang dari kegagalan bank di tahun depan.

Dia juga bilang, bahwa jika ada seseorang yang memprediksi sebaliknya, mereka yang kalah harus menyumbangkan gabungan dana US$ 2 juta untuk amal.

"Itu tawaran yang tegas," katanya.




TERBARU

[X]
×