kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

S&P: Eropa akan memasuki masa resesi lagi


Senin, 30 Juli 2012 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. PT KAI angkut telur dari Blitar ke DKI Jakarta menggunakan kereta api.


Reporter: Rika Theo,

LONDON. Lembaga rating Standard & Poor’s memperingatkan adanya risiko sebesar 40% bahwa zona Eropa terjerumus pada resesi berulang alias double dip recession.

Double dip recession menunjukkan ekonomi yang kembali negatif setelah dua atau tiga kuartal mengalami pertumbuhan positif. Jadi, polanya adalah resesi, pertumbuhan sesaat, tapi lalu jatuh lagi ke dalam resesi.

Dalam laporannya, S&P memangkas prediksi ekonominya untuk Eropa dan Inggris dan berkata “pelemahan aktivitas ekonomi secara keseluruhan berlanjut dan merusak fundamental.”

Menurut S&P, Prancis hanya akan tumbuh 0,3% tahun ini dan 0,7% di 2013. S&P juga memprediksi pendapatan domestik brutto (PDB) Spanyol akan anjlok 1,7% tahun ini dan masih turun lagi sebesar 0,6% di 2013.

Lembaga rating internasional ini melihat, faktor utama kemelut ekonomi Eropa adalah masalah “triple deleveraging” yang berlarut-larut. Ini adalah kondisi ketika pemerintah, bisnis, dan individu terjebak dalam problem utang.

Tak heran, laporan riset terbaru S&P itu berjudul “Kutukan Tiga D: Triple Deleveraging Menyeret Eropa ke Resesi yang Lebih Dalam.”




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×