kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

S&P: Eropa akan memasuki masa resesi lagi


Senin, 30 Juli 2012 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. PT KAI angkut telur dari Blitar ke DKI Jakarta menggunakan kereta api.


Reporter: Rika Theo,

LONDON. Lembaga rating Standard & Poor’s memperingatkan adanya risiko sebesar 40% bahwa zona Eropa terjerumus pada resesi berulang alias double dip recession.

Double dip recession menunjukkan ekonomi yang kembali negatif setelah dua atau tiga kuartal mengalami pertumbuhan positif. Jadi, polanya adalah resesi, pertumbuhan sesaat, tapi lalu jatuh lagi ke dalam resesi.

Dalam laporannya, S&P memangkas prediksi ekonominya untuk Eropa dan Inggris dan berkata “pelemahan aktivitas ekonomi secara keseluruhan berlanjut dan merusak fundamental.”

Menurut S&P, Prancis hanya akan tumbuh 0,3% tahun ini dan 0,7% di 2013. S&P juga memprediksi pendapatan domestik brutto (PDB) Spanyol akan anjlok 1,7% tahun ini dan masih turun lagi sebesar 0,6% di 2013.

Lembaga rating internasional ini melihat, faktor utama kemelut ekonomi Eropa adalah masalah “triple deleveraging” yang berlarut-larut. Ini adalah kondisi ketika pemerintah, bisnis, dan individu terjebak dalam problem utang.

Tak heran, laporan riset terbaru S&P itu berjudul “Kutukan Tiga D: Triple Deleveraging Menyeret Eropa ke Resesi yang Lebih Dalam.”




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×