kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Standar Chartered bayar denda US$ 300 juta


Kamis, 21 Agustus 2014 / 10:20 WIB
ILUSTRASI. Kenapa WhatsApp Tidak Bisa Mengirim Pesan? Yuk Cari Tahu Penyebabnya Berikut ini


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

NEW YORK. Standard Chartered sepakat membayar US$ 300 juta kepada regulator perbankan New York karena gagal mengontrol tindak pencucian uang. Selain itu juga, bank asal Inggris ini dilarang menerima rekening kliring dollar baru tanpa persetujuan dari negara.

Pengawasan terhadap tindak kejahatan pencucian uang diperlukan untuk membantu mencegah kasus terorisme dan kasus pelanggaran hak asasi manusia lainnya. "Jika bank gagal untuk memenuhi komitmennya, harus ada konsekuensi," ujar inspektur Benjamin Lawsky mengutip Bloomberg. 

Sebagian kesepakatan dengan regulasi perbankan New York, Standar Chartered akan menangguhkan kliring dollar bagi klien berisiko tinggi dari Hong Kong.

"Konsep membatasi transaksi dollar kliring dengan lembaga keuangan merupakan hal baru yang normal," ujar Jacob Frenkel, Jaksa Federal.

Pada 2012, Standard Chartered dituduh menyembunyikan transaksi dengan Iran senilai US$ 250 miliar. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×