kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Standar Chartered bayar denda US$ 300 juta


Kamis, 21 Agustus 2014 / 10:20 WIB
ILUSTRASI. Kenapa WhatsApp Tidak Bisa Mengirim Pesan? Yuk Cari Tahu Penyebabnya Berikut ini


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

NEW YORK. Standard Chartered sepakat membayar US$ 300 juta kepada regulator perbankan New York karena gagal mengontrol tindak pencucian uang. Selain itu juga, bank asal Inggris ini dilarang menerima rekening kliring dollar baru tanpa persetujuan dari negara.

Pengawasan terhadap tindak kejahatan pencucian uang diperlukan untuk membantu mencegah kasus terorisme dan kasus pelanggaran hak asasi manusia lainnya. "Jika bank gagal untuk memenuhi komitmennya, harus ada konsekuensi," ujar inspektur Benjamin Lawsky mengutip Bloomberg. 

Sebagian kesepakatan dengan regulasi perbankan New York, Standar Chartered akan menangguhkan kliring dollar bagi klien berisiko tinggi dari Hong Kong.

"Konsep membatasi transaksi dollar kliring dengan lembaga keuangan merupakan hal baru yang normal," ujar Jacob Frenkel, Jaksa Federal.

Pada 2012, Standard Chartered dituduh menyembunyikan transaksi dengan Iran senilai US$ 250 miliar. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×