Studi Terbaru: Infeksi Varian Omicron Tingkatkan Kekebalan terhadap Delta

Selasa, 28 Desember 2021 | 15:16 WIB Sumber: Reuters
Studi Terbaru: Infeksi Varian Omicron Tingkatkan Kekebalan terhadap Delta

ILUSTRASI. Seseorang mengikuti tes Covid-19 di Times Square, saat varian Omicron terus menyebar, di Manhattan, New York City, AS, 26 Desember 2021. REUTERS/Andrew Kelly


KONTAN.CO.ID - Penelitian terbaru oleh para ilmuwan Afrika Selatan menunjukkan, infeksi varian Omicron meningkatkan kekebalan penetralisir terhadap varian Delta.

Studi yang belum ditinjau oleh rekan sejawat menemukan, orang yang terinfeksi Omicron, terutama mereka yang divaksinasi, mengembangkan peningkatan kekebalan terhadap varian Delta.

Analisis tersebut berasal dari penelitian terhadap 33 orang yang divaksinasi dan tidak divaksinasi yang terinfeksi varian Omicron di Afrika Selatan.

Penelitian itu menemukan, netralisasi Omicron meningkat 14 kali lipat dalam 14 hari setelah infeksi. Dan, ada peningkatan 4,4 kali lipat netralisasi virus Delta.

Baca Juga: Omicron Menyebar Cepat, WHO Rilis Pedoman Baru Pemakaian Masker bagi Tenaga Kesehatan

"Peningkatan netralisasi varian Delta pada individu yang terinfeksi Omicron bisa mengakibatkan penurunan kemampuan Delta untuk menginfeksi kembali individu tersebut," kata para ilmuwan, seperti dikutip Reuters.

Alex Sigal, profesor di Institut Penelitian Kesehatan Afrika di Afrika Selatan, mengatakan di Twitter pada Senin (27/12), jika Omicron kurang patogen seperti yang terlihat dari pengalaman Afrika Selatan, "ini akan membantu mendorong Delta keluar".

Menurut sebuah penelitian di Afrika Selatan sebelumnya, ada pengurangan risiko rawat inap dan penyakit parah pada orang yang terinfeksi varian Omicron dibandingkan dengan Delta, meski beberapa di antaranya mungkin karena kekebalan populasi yang tinggi.

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru