kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.172   19,00   0,10%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

Sudah menewaskan 41 orang, berikut fakta-fakta tentang virus corona baru


Sabtu, 25 Januari 2020 / 08:13 WIB
ILUSTRASI. Perayaan Imlek di Beijing dibatalkan karena kekhawatiran penyebaran virus corona baru.


Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat

2. Di mana ini terjadi?

Wabah itu muncul bulan lalu di kota terbesar di Cina tengah, Wuhan, sebuah kota berpenduduk 11 juta orang di provinsi Hubei.

Pejabat menghubungkannya dengan Pasar Grosir Makanan Laut Huanan, karena hewan liar yang dijual di sana kemungkinan merupakan sumber virus. Pasar telah ditutup sejak 1 Januari karena desinfeksi dan para pejabat berebut untuk menemukan sumber hewannya.

Baca Juga: Imbal hasil US Treasury merosot, investor khawatir penyebaran virus corona

Ular - krait Cina dan kobra Cina - mungkin sebagai penyebab yang menularkan virus corona ke manusia.

Para ilmuwan di Cina mengatakan bahwa virus itu mungkin telah melompat dari kelelawar ke ular, yang dijual di pasar makanan laut lokal di Wuhan, dan kemudian ke manusia.

Namun, bagaimana virus dapat beradaptasi dengan hewan berdarah dingin dan berdarah panas masih menjadi misteri, dan tes lebih lanjut diperlukan untuk menentukan hewan sumbernya.

Setidaknya sembilan orang tewas di provinsi itu, sebagian besar dari mereka berusia lanjut dan menderita kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Ketika kematian meningkat di kota itu, para pejabat memberlakukan sejumlah langkah-langkah baru termasuk penundaan perayaan Tahun Baru di Wuhan, larangan agen-agen tur untuk membawa kelompok-kelompok orang keluar dari kota dan monitor suhu badan dan penyaringan di ruang publik.

Baca Juga: Virus corona melumerkan harga minyak dunia, dalam sepekan harga minyak jatuh 6,4%




TERBARU

[X]
×