kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Suka minum Coca-Cola? Ini biografi penemu Coca-Cola, John Pemberton


Jumat, 28 Agustus 2020 / 10:37 WIB
ILUSTRASI. Coca-Cola ditemukan oleh John Stith Pemberton di Atlanta, Georgia pada 8 Mei 1886 REUTERS/Regis Duvignau/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Coca-Cola menjadi salah satu minuman paling tenar di seluruh dunia. 

Minuman ini banyak digemari oleh berbagai kalangan dan biasa disajikan di momen-momen tertentu seperti ulang tahun. 

Di balik Coca-Cola, terdapat nama John Stith Pemberton yang menemukan minuman ini. 

Lantas, seperti apa kisah John Pemberton saat menemukan Coca-Cola?

Baca Juga: Coca Cola catatkan penurunan laba akibat pandemi Covid-19

Sekolah farmasi dan kedokteran  

Dikutip dari laman resmi The Coca-Cola Company, ramuan Coca-Cola ditemukan oleh John Stith Pemberton di Atlanta, Georgia pada 8 Mei 1886.

Sementara, John Stith Pemberton lahir pada 8 Juli 1831 di Knoxville, Georgia. Dia menghabiskan masa kecilnya di kota Roma, di kaki bukit Appalachia, Georgia.

Di kota Roma itulah dia bersekolah, sampai akhirnya memilih menempuh pendidikan di Reform Medical College of Georgia, mengambil jurusan bidang farmasi dan kedokteran. 

Pemberton mampu menyabet gelar pada usia 19 tahun. Kemudian, dia memperoleh gelar farmasi yang lebih konvensional di Philadelphia. 

Pada 1853, Pemberton menikah dengan mahasiswi Wesleyan College di Macon bernama Ann Eliza Clifford Lewis dan memiliki seorang putra, Charles Ney Pemberton. 

Baca Juga: 5 Strategi investasi ala Warren Buffett yang patut dicoba para investor




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×