kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Swatch bidik penjualan jam hingga dua kali lipat


Senin, 12 Maret 2012 / 11:25 WIB
ILUSTRASI. beras Bulog. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Reporter: Dani Prasetya,

ZURICH. Pimpinan Swatch Group Nayla Hayek mengharap bisa memboyong produsen jam asal Swiss itu mencatatkan pertumbuhan penjualan digit dua tahun ini. Apabila kondisi ekonomi berjalan baik maka perusahaan itu bisa tumbuh sesuai target pada 2012.

Seperti yang dikutip Reuters dari media cetak Blick am Sonntag, Hayek menyebut, target optimis itu dilansir setelah adanya tren pertumbuhan digit dua pada Januari yang kemungkinan akan tumbuh 5%-10% dari realisasi 2011 sebesar 7,1 miliar Swiss Franc. "Target ini seharusnya bisa tercapai tahun ini," ucapnya.

Selain itu, dia berharap, supaya nilai tukar Swiss Franc bisa melemah sekitar 1,30-1,40 Swiss Franc per euro untuk membantu para eksportir seperti perusahaannya. Namun, tampaknya pelemahan mata uang itu tidak akan terealisasi segera.

Asal tahu saja, mata uang itu sempat melonjak hingga 1,20 Swiss Franc per euro pada informasi Swiss National Bank (SNB) sekitar 6 September lalu. Hanya, mata uang safe haven itu masih jauh lebih kuat 30% ketimbang kondisi sebelum krisis 2008. Untuk menetralisir keadaan keuangan, Hayek mendesak, pemerintah bisa segera menunjuk pemimpin SNB yang baru setelah gubernur bank sentral Philipp Hildebrand mengundurkan diri karena skandal penjualan mata uang yang dilakukan istrinya.




TERBARU

[X]
×