kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Swiss akan Teken Kesepakatan Pembelian Pesawat Tempur F-35 Sebelum Referendum


Rabu, 18 Mei 2022 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. Two Lockheed Martin Corp F-35 stealth fighter jets flies during a display at the Avalon Airshow in Victoria, Australia, March 3, 2017.Swiss akan Teken Kesepakatan Pembelian Pesawat Tempur F-35 Sebelum Referendum.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  ZURICH. Pemerintah Swiss akan menandatangani kontrak pada akhir Maret untuk membeli 36 jet tempur Lockheed Martin F-35A Lightning II. Pemerintah Swiss pada Rabu (18/5), mengatakan kesepakatan senilai US$ 5,5 miliar dilakukan tanpa menunggu referendum. 

Swiss memilih F-35 tahun lalu sebagai jet tempur generasi berikutnya, membuat marah lawan yang mengatakan mereka akan memastikan referendum diadakan untuk membatalkan apa yang mereka sebut opsi "Ferrari" yang tidak perlu. 

Pemerintah mengatakan tidak jelas apakah pembelian dapat dilakukan di bawah kondisi yang sama jika kesepakatan harus dinegosiasikan ulang setelah penawaran berakhir tahun depan.

Baca Juga: Lockheed Martin Sukses Menjual Lebih Banyak Jet Tempur F-35 di Tahun 2021

Banyak negara telah meningkatkan pengeluaran untuk sistem senjata, kata pemerintah Swiss dengan mengatakan Finlandia telah memutuskan untuk membeli 64 F-35A, Jerman ingin membeli hingga 35 dan Kanada akan membeli 88.

“Dengan latar belakang ini, risiko keterlambatan pengiriman telah meningkat secara signifikan. Namun, pesawat harus dikirim sesuai rencana mulai 2027 untuk memastikan bahwa populasi terlindungi dari ancaman udara setelah 2030,” katanya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×