CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Taiwan Bersiap Hadapi Invasi China, Kecepatan Internet Seluler Akan Dibatasi


Selasa, 21 Juli 2026 / 08:40 WIB
Taiwan Bersiap Hadapi Invasi China, Kecepatan Internet Seluler Akan Dibatasi
ILUSTRASI. Taiwan - China (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Taiwan akan dengan sengaja memperlambat kecepatan internet seluler untuk pertama kalinya dalam latihan pertahanan sipil tahunan yang digelar pada Agustus mendatang.

Simulasi ini bertujuan menguji kemampuan masyarakat berkomunikasi ketika kapasitas jaringan terbatas akibat keadaan darurat, mulai dari bencana hingga kemungkinan invasi China.

Baca Juga: Singapura Tunjuk Lima Bank Penerbitan Obligasi Hijau 20 Tahun Senilai S$ 2,1 Miliar

Mengutip Reuters, Selasa (21/7/2026), selama simulasi yang berlangsung selama 30 menit tersebut, layanan yang membutuhkan bandwidth besar seperti panggilan video, layanan streaming, dan unggahan gambar di media sosial tidak akan dapat digunakan di 14 kota dan wilayah di Taiwan bagian utara dan tengah. Kawasan tersebut dihuni sekitar 70% populasi Taiwan.

Latihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Taiwan meningkatkan kesiapsiagaan di tengah meningkatnya tekanan militer dari China.

Pemerintah tidak hanya mempersiapkan skenario serangan udara, tetapi juga gangguan komunikasi yang dapat terjadi akibat blokade, serangan siber, maupun invasi militer.

"Kami berharap latihan ini tidak hanya melibatkan lembaga pemerintah pusat, tetapi juga membantu masyarakat memperkuat kesiapan mereka dalam menggunakan berbagai metode komunikasi," kata seorang pejabat senior keamanan Taiwan yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Selasa (21/7) Pagi, Brent ke US$ 88,87 & WTI ke US$ 82,47

Pejabat tersebut juga menyoroti meningkatnya aktivitas penjaga pantai China di wilayah pesisir Pasifik Taiwan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, latihan menghadapi gangguan komunikasi merupakan tren global yang juga dilakukan sejumlah negara, termasuk Jepang dan Singapura.

Ketahanan sistem komunikasi menjadi perhatian penting bagi Taipei setelah beberapa kali putusnya kabel komunikasi bawah laut dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Taiwan menilai gangguan tersebut dapat disebabkan oleh bencana alam, sabotase, maupun taktik tekanan nonmiliter (grey zone) yang dilakukan China.

Selain itu, otoritas Taiwan juga rutin menggelar simulasi menghadapi "bencana majemuk" (compound disasters), yakni krisis yang terjadi secara bersamaan, mulai dari gempa bumi hingga konflik bersenjata dengan China.

Baca Juga: Kalah Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Luka Ini akan Membutuhkan Waktu untuk Sembuh

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih pulau yang diperintah secara demokratis tersebut.

Taiwan menolak klaim tersebut dan menegaskan bahwa hanya rakyat Taiwan yang berhak menentukan masa depan mereka.

Simulasi perlambatan internet akan dilakukan bersamaan dengan latihan serangan udara tahunan, yakni di wilayah Taiwan tengah pada 10 Agustus dan Taiwan utara pada 13 Agustus, masing-masing selama 30 menit.

Pemerintah memastikan layanan penting seperti mesin ATM, lampu lalu lintas, hingga panggilan ambulans darurat tidak akan terdampak selama simulasi berlangsung.

Seorang pejabat senior keamanan lainnya mengatakan masyarakat diimbau menyiapkan alternatif komunikasi, seperti telepon rumah, internet kabel, atau bahkan radio komunikasi (walkie-talkie).

Baca Juga: FIFA Selidiki Insiden Ricuh Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia

Warga juga disarankan menyepakati cara menghubungi anggota keluarga dan lokasi pertemuan apabila jaringan komunikasi terganggu.

Pemerintah Taiwan akan menjalankan kampanye informasi kepada masyarakat, termasuk melalui pesan berjalan di televisi, untuk memberikan panduan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan selama simulasi tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×