Taiwan Pamer Kendaraan Lapis Baja Buatan Dalam Negeri Terbaru, Ini Kehebatannya

Jumat, 17 Juni 2022 | 05:59 WIB Sumber: Reuters
Taiwan Pamer Kendaraan Lapis Baja Buatan Dalam Negeri Terbaru, Ini Kehebatannya

ILUSTRASI. Militer Taiwan memamerkan kendaraan lapis baja terbaru yang diproduksi di dalam negeri pada Kamis (16/6/2022). REUTERS/Dado Ruvic


KONTAN.CO.ID - JIJI. Militer Taiwan memamerkan kendaraan lapis baja terbaru yang diproduksi di dalam negeri pada Kamis (16/6/2022) di lokasi manufaktur terpencil di pegunungan bagian tengah pulau itu. Nama kendaraan itu adalah CM-34 Clouded Leopard. 

Mengutip Reuters, Taiwan sangat ingin menunjukkan tekadnya untuk membela diri jika China, yang mengklaim pulau yang diperintah secara demokratis itu sebagai wilayahnya sendiri, menyerang mereka. 

Ketakutan itu menjadi lebih jelas selama dua tahun terakhir ini saat Beijing meningkatkan kegiatan militer di dekat Taiwan.

Taiwan sangat bergantung pada Amerika Serikat untuk pasokan senjatanya, seperti jet tempur. Di sisi lain, Presiden Tsai Ing-wen telah mendorong penekanan yang lebih besar pada persenjataan yang dirancang dan dibuat oleh Taiwan, yang paling terkenal di antaranya adalah kapal selam baru.

Baca Juga: Tolak Klaim China, AS Sebut Selat Taiwan sebagai Jalur Air Internasional

CM-34 roda delapan, yang mulai beroperasi pada 2019, dipersenjatai dengan senapan rantai 30mm Mk44 Bushmaster, yang dibuat oleh Northrop Grumman dan dengan jarak tembak efektif 3 km (1,9 mil). Kendaraan lapis baja ini dirancang untuk menjadi sangat mobile, dan mampu beroperasi di segala cuaca.

Kepala fasilitas Wang Wen-hung mengatakan kepada wartawan bahwa pabrik di Jiji dapat memproduksi enam kendaraan sebulan, dan telah mengirimkan 173 di antaranya ke militer dari total pesanan 305.

Kendaraan ini dinamai macan pohon Taiwan. Meski kini diyakini telah punah, hewan ini dipuja oleh sebagian penduduk asli Taiwan yang menganggapnya keramat.

Baca Juga: China: Kami Tidak akan Menjadi yang Pertama Menggunakan Senjata Nuklir

Perkembangan kendaraan bukan tanpa masalah.

Tahun lalu, beberapa eksekutif senior dari perusahaan pemasok dipenjara karena penipuan atas pengadaan suku cadang di bawah standar, termasuk beberapa dari China, untuk model sebelumnya, CM-32.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru