kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Tattoo Malaysia Expo tampilkan pertunjukan cabul, Kuala Lumpur berang


Senin, 02 Desember 2019 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Pekerja di depan bendera Malaysia menjelang Hari Kemerdekaan Malaysia yang ke-62 di Kuala Lumpur, Malaysia, 31 Juli 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Kami akan menunggu laporan investigasi lengkap, dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan hukum jika mereka (penyelenggara) terbukti melanggar ketentuan yang berlaku," ujar Ketapi seperti dikutip Reuters.

Carlos Benny Majakil, salah satu panitia penyelenggara Tattoo Malaysia Expo, menolak berkomentar.

Malaysia, negara dengan Muslim Melayu membentuk 60% dari populasi 32 juta jiwa, cenderung condong ke arah konservatisme agama dan budaya.

Pengadilan Agama Malaysia bulan lalu menjatuhkan hukuman penjara, cambuk, dan denda terhadap lima laki-laki karena melakukan hubungan seks sejenis. Pada September 2018, dua wanita dicambuk karena melakukan hubungan seks sesama jenis di Negara Bagian Terengganu.




TERBARU

[X]
×