kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.051   -26,00   -0,14%
  • IDX 5.710   -130,14   -2,23%
  • KOMPAS100 757   -14,56   -1,89%
  • LQ45 570   -10,63   -1,83%
  • ISSI 200   -3,50   -1,72%
  • IDX30 322   -6,32   -1,92%
  • IDXHIDIV20 398   -8,39   -2,06%
  • IDX80 86   -1,58   -1,80%
  • IDXV30 108   -3,30   -2,96%
  • IDXQ30 104   -1,96   -1,84%

Tegang dengan India, China berencana kirim lebih banyak jet J-16 ke wilayah barat


Selasa, 24 November 2020 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Jet tempur J-16 China.


Sumber: Global Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Komando Teater Barat dari Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dikabarkan akan segera menugaskan lebih banyak jet tempur J-16, jenis jet temput yang dipercaya mampu menguasai wilayah udara, laut dan darat.

Para analis militer China percaya bahwa upaya ini bertujuan untuk melindungi integritas teritorial China di wilayah barat yang berbatasan dengan beberapa negara, termasuk India.

Dikutip Global Times dari akun WeChat resmi Angkatan Udara Komando Teater Barat PLA, satu brigade baru-baru ini melakukan latihan pertempuran udara konfrontatif untuk memeriksa dan meningkatkan kemampuan tempur komprehensif unit tersebut.

Baca Juga: Angkatan Laut Rusia awasi manuver kapal destroyer AS di Laut Hitam

Berdasarkan foto yang dirilis oleh Angkatan Udara China, brigade ini berada dalam periode peralihan untuk menggunakan jet tempur berat J-16. Lebih lanjut, proses peralihan total ke J-16 diharapkan bisa segera selesai sebelum akhir tahun 2020 mendatang.

Sebelumnya, Komando Teater Barat yang berbasis Chongqing, China Barat Daya, juga sudah beralih ke jet tempur J-16 pada tahun 2018 lalu.

Dengan lebih banyak unit Angkatan Udara China di barat yang menggunakan J-16, wilayah udara barat China diyakini akan jauh lebih aman dari sebelumnya.

Kemampuan jet tempur J-16 China

J-16 adalah jet tempur generasi ketiga plus yang diproduksi di dalam negeri oleh China. Meskipun desain aerodinamisnya mengikuti Su-27 Rusia, tapi seluruh komponennya asli China.

Baca Juga: China kirim kendaraan serbu dan drone untuk jaga perbatasan di Tibet




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×