kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Teheran: AS tidak dapat memaksakan negosiasi atau perang terhadap Iran


Kamis, 24 September 2020 / 09:46 WIB
ILUSTRASI. Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kepada Majelis Umum PBB pada hari Selasa (22/9/2020) bahwa Amerika Serikat tidak dapat memaksakan "negosiasi atau perang" terhadap Republik Islam. REUTERS/Brendan Mcdermid


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Informasi saja, Pemerintahan Trump pada hari Senin memberikan sanksi baru terhadap Iran bahwa semua sanksi PBB terhadap Teheran yang dicabut berdasarkan perjanjian 2015 sekarang telah diberlakukan kembali.

Langkah itu ditolak oleh sekutu utama Eropa serta musuh AS seperti Rusia dan China yang semuanya merupakan pihak yang terlibat dalam perjanjian nuklir.

Baca Juga: Kisruh Laut China Selatan, Duterte indikasikan Filipina merapat ke AS

"Ini adalah kemenangan tidak hanya bagi Iran, tetapi untuk komunitas global," kata Rouhani. 

Dalam pidatonya di depan Majelis Umum, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kampanye "tekanan maksimum" pemerintahan Trump terhadap Iran sejauh ini telah gagal. Macron menolak upaya AS untuk mengembalikan sanksi PBB terhadap Teheran karena Washington telah meninggalkan kesepakatan nuklir.

Selanjutnya: Hari ini dalam sejarah: Perang Irak-Iran pecah, jadi perang terlama di era modern




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×