kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Tekanan Trump, Inggris rela mengayunkan kapak perang dengan China, ini indikasinya


Senin, 20 Juli 2020 / 07:10 WIB
Tekanan Trump, Inggris rela mengayunkan kapak perang dengan China, ini indikasinya


Sumber: The Guardian,Bloomberg | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - LONDON.  Pemerintah Inggris meminta Jepang membantu membangun jaringan nirkabel generasi kelima alias 5G. Langkah tersebut setelah Inggris mendepak Huawei Technologies dari jaringan 5G di negeri tersebut. 

Muncul dugaan, Inggris rela mengayunkan kapak perang dengan Huawei lantaran ada tekanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Kontan.co.id, 27 Mei 2020). Kini indikasi tersebut semakin menguat.

Mengutip Bloomberg, Ahad (19/7) berdasarkan laporan The Observer tanpa menyebut sumber informasinya, Pemerintah Inggris mengatakan kepada Huawei Technologies Co, keputusan melarang peralatan perusahaan dari jaringan 5G di Inggris sebagian berasal dari tekanan oleh AS. 

The Guardian juga mengutip The Observer, pemblokiran itu dilakukan antara lain karena alasan geopolitik. Terutama terkait tekanan kuat dari Presiden AS Donald Trump agar memblokir penggunaan perangkat buatan Huawei.

Pemerintah Inggris dikabarkan mengaku, keputusan itu bisa saja ditinjau kembali di masa yang akan datang. Terutama jika Trump tak lagi menjabat sebagai presiden AS, atau sentimen anti China oleh Washington sudah mereda.

Pemerintah Inggris sendiri sebelumnya menepis pernyataan Trump




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×