kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.953   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.042   158,05   2,69%
  • KOMPAS100 788   24,13   3,16%
  • LQ45 595   16,69   2,89%
  • ISSI 209   5,51   2,71%
  • IDX30 337   9,52   2,91%
  • IDXHIDIV20 413   10,97   2,73%
  • IDX80 89   2,61   3,01%
  • IDXV30 112   3,14   2,89%
  • IDXQ30 108   3,10   2,96%

Usai tendang Huawei, Inggris dekati dua perusahaan Jepang untuk proyek 5G


Minggu, 19 Juli 2020 / 09:05 WIB
ILUSTRASI. Bendera Inggris


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pemerintah Inggris dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan beberapa perusahaan teknologi asal Jepang untuk membantu membangun jaringan nirkabel 5G. 

Mengutip Reuters, harian bisnis Nikkei melaporkan, ada dua perusahaan teknologi yang sedang dibidik Inggris untuk menggantikan Huawei Techbologies sebagai pemasok alternatif yang potensial. Yakni NEC Corp dan Fujitsu Ltd. 

Baca Juga: Ketegangan dengan China terus berlanjut, AS bakal batasi visa bagi karyawan Huawei

Baca Juga: Inggris tendang Huawei dari proyek 5G, China meradang

Nikkei mengabarkan, pejabat Inggris bertemu dengan rekan-rekan mereka di Tokyo pada Kamis (26/7), atau dua hari setelah Inggris memerintahkan peralatan Huawei dibersihkan dari jaringan 5G pada akhir 2027. 

Langkah ini mencerminkan upaya Inggris untuk membawa pemasok peralatan baru untuk mendorong persaingan dan membantu mengurangi biaya untuk operator nirkabel negara itu, katanya.

Menteri Digital Inggris Oliver Dowden, pekan lalu mengatakan, Inggris akan bekerja dengan sekutunya untuk mendorong saingan yang lebih kuat dari Huawei, menunjuk perusahaan dari Finlandia, Swedia, Korea Selatan dan Jepang.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×