kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.552   22,00   0,13%
  • IDX 6.763   -95,86   -1,40%
  • KOMPAS100 901   -14,77   -1,61%
  • LQ45 662   -7,84   -1,17%
  • ISSI 245   -3,02   -1,22%
  • IDX30 374   -3,06   -0,81%
  • IDXHIDIV20 457   -4,70   -1,02%
  • IDX80 103   -1,29   -1,24%
  • IDXV30 130   -1,35   -1,03%
  • IDXQ30 119   -0,98   -0,82%

Temuan ini antarkan 2 ilmuwan AS sabet Nobel Kedokteran 2021


Selasa, 05 Oktober 2021 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Majelis Nobel menyebutkan, pemenang Nobel Kedokteran menemukan mekanisme yang mengaktifkan impuls saraf.


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Hadiah Nobel Kedokteran 2021 jatuh kepada ilmuwan AS David Julius dan Ardem Patapoutian, Majelis Nobel di Institut Karolinska mengatakan pada Senin (4/10), untuk penemuan reseptor suhu dan sentuhan.

Majelis Nobel menyebutkan, pemenang Nobel Kedokteran menemukan mekanisme yang mengaktifkan impuls saraf, yang memungkinkan untuk merasakan suhu dan tekanan. 

Proses ini sangat penting untuk interaksi makhluk hidup dengan dunia sekitarnya, juga bagi kelangsungan hidup.

David Julius menggunakan capsaicin, senyawa pedas dari cabai yang menyebabkan sensasi terbakar, untuk mengidentifikasi sensor di ujung saraf kulit yang merespons panas. 

Baca Juga: Pertama kali dalam sejarah, dua wanita menyabet Nobel Kimia

Sementara Ardem Patapoutian menggunakan sel yang peka terhadap tekanan untuk menemukan kelas sensor baru yang merespons rangsangan mekanis di kulit dan organ dalam.

"Penemuan terobosan ini meluncurkan kegiatan penelitian intensif yang mengarah pada peningkatan pesat dalam pemahaman kita tentang bagaimana sistem saraf merasakan rangsangan panas, dingin, dan mekanis," kata Komite Nobel. 

"Para pemenang mengidentifikasi tautan penting yang hilang dalam pemahaman kita tentang interaksi kompleks antara indera kita dan lingkungan," ujar Komite Nobel, seperti dikutip TASS.

Selanjutnya: Selamat, tiga penemu Hepatitis C sabet Nobel Kedokteran 2020




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×