kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Tensi geopolitik dan demo kasus George Floyd bakal bikin ekonomi kian suram


Selasa, 02 Juni 2020 / 06:15 WIB


Reporter: Anggar Septiadi, Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

Ekonomi turun

Kondisi ini diproyeksi bakal menekan ekonomi dunia. Pada Kamis (28/5) lalu Departemen Perdagangan AS mengumumkan, produk domestik bruto (PDB) AS sepanjang kuartal I-2020 merosot hingga 5%, lebih dalam dibandingkan prediksi penurunan 4,8%. Penurunan sebesar itu menjadi yang terburuk setelah krisis ekonomi 2008. Kala  itu AS mencatat pertumbuhan PDB negatif 8,4%.

Pandemi menjadi sumber utama merosotnya PDB AS. Ekspansi perusahaan yang minim akibat lockdown, sementara daya beli konsumen merosot lantaran jutaan orang dipecat dari pekerjaan. 

Baca Juga: Dari Selandia Baru ke Rusia, protes kematian George Floyd menyebar ke luar AS

Ekonomi China tak kalah suram. Situasi saat ini menuntut urgensi yang lebih besar daripada  krisis 2008.  Ketika pertempuran melawan Covid-19 berlanjut, PDB Tiongkok menyusut 6,8% pada kuartal pertama 2020. Ini menjadi penurunan tahunan yang paling curam yang pernah dicatat China. Lantaran ketidakpastian yang tinggi, China bahkan tidak menentukan proyeksi pertumbuhan ekonominya di tahun ini.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×