kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Tensi geopolitik dan demo kasus George Floyd bakal bikin ekonomi kian suram


Selasa, 02 Juni 2020 / 06:15 WIB
Tensi geopolitik dan demo kasus George Floyd bakal bikin ekonomi kian suram


Reporter: Anggar Septiadi, Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

Ekonomi turun

Kondisi ini diproyeksi bakal menekan ekonomi dunia. Pada Kamis (28/5) lalu Departemen Perdagangan AS mengumumkan, produk domestik bruto (PDB) AS sepanjang kuartal I-2020 merosot hingga 5%, lebih dalam dibandingkan prediksi penurunan 4,8%. Penurunan sebesar itu menjadi yang terburuk setelah krisis ekonomi 2008. Kala  itu AS mencatat pertumbuhan PDB negatif 8,4%.

Pandemi menjadi sumber utama merosotnya PDB AS. Ekspansi perusahaan yang minim akibat lockdown, sementara daya beli konsumen merosot lantaran jutaan orang dipecat dari pekerjaan. 

Baca Juga: Dari Selandia Baru ke Rusia, protes kematian George Floyd menyebar ke luar AS

Ekonomi China tak kalah suram. Situasi saat ini menuntut urgensi yang lebih besar daripada  krisis 2008.  Ketika pertempuran melawan Covid-19 berlanjut, PDB Tiongkok menyusut 6,8% pada kuartal pertama 2020. Ini menjadi penurunan tahunan yang paling curam yang pernah dicatat China. Lantaran ketidakpastian yang tinggi, China bahkan tidak menentukan proyeksi pertumbuhan ekonominya di tahun ini.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×