kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.116   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Tensi geopolitik dan demo kasus George Floyd bakal bikin ekonomi kian suram


Selasa, 02 Juni 2020 / 06:15 WIB


Reporter: Anggar Septiadi, Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

Ekonomi turun

Kondisi ini diproyeksi bakal menekan ekonomi dunia. Pada Kamis (28/5) lalu Departemen Perdagangan AS mengumumkan, produk domestik bruto (PDB) AS sepanjang kuartal I-2020 merosot hingga 5%, lebih dalam dibandingkan prediksi penurunan 4,8%. Penurunan sebesar itu menjadi yang terburuk setelah krisis ekonomi 2008. Kala  itu AS mencatat pertumbuhan PDB negatif 8,4%.

Pandemi menjadi sumber utama merosotnya PDB AS. Ekspansi perusahaan yang minim akibat lockdown, sementara daya beli konsumen merosot lantaran jutaan orang dipecat dari pekerjaan. 

Baca Juga: Dari Selandia Baru ke Rusia, protes kematian George Floyd menyebar ke luar AS

Ekonomi China tak kalah suram. Situasi saat ini menuntut urgensi yang lebih besar daripada  krisis 2008.  Ketika pertempuran melawan Covid-19 berlanjut, PDB Tiongkok menyusut 6,8% pada kuartal pertama 2020. Ini menjadi penurunan tahunan yang paling curam yang pernah dicatat China. Lantaran ketidakpastian yang tinggi, China bahkan tidak menentukan proyeksi pertumbuhan ekonominya di tahun ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×