kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Terbanyak kedua di dunia, korban tewas di Spanyol akibat corona melampaui China


Rabu, 25 Maret 2020 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Penyemprotan cairan disenfektan di Madrid, Spanyol


Sumber: CNN,Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

Sebagian dari total 47 juta penduduk Spanyol telah dikunci sejak 14 Maret 2020, untuk membendung wabah virus corona.

Orang-orang hanya boleh meninggalkan rumah untuk bekerja, ke apotek, atau rumahsakit.

Baca Juga: Di Korea, penderita darah tinggi dan diabetes yang terinfeksi corona paling berisiko

Pemerintah Spanyol telah mengambil langkah-langkah luas, termasuk menggunakan pesawat tak berawak untuk mengirim pesan ke publik, memberitahu orang-orang untuk pulang. Tapi, sejauh ini belum menutup perbatasannya.

Spanyol menyatakan, keadaan darurat virus corona baru yang telah menutup sebagian besar negara harus diperpanjang, 15 hari tidak cukup. Negeri ini juga mempertimbangkan untuk menutup perbatasan.

Baca Juga: Mengapa tingkat kematian akibat corona di Italia paling tinggi?




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×