kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Terjadi lagi, pasien virus corona kembali masuk rumah sakit setelah dinyatakan sembuh


Sabtu, 22 Februari 2020 / 16:15 WIB
Terjadi lagi, pasien virus corona kembali masuk rumah sakit setelah dinyatakan sembuh
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona di China. REUTERS/Aly Song TPX IMAGES OF THE DAY

Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Seorang pasien virus korona yang sudah dipulangkan dari rumah sakit setelah dinyatakan pulih, harus kembali masuk RS. Pasalnya, dia dinyatakan kembali positif virus corona selama masa karantina yang dilakukan di rumahnya.

Dilansir dari Reuters, kasus tersebut terjadi di kota Chengdu di provinsi Sichuan barat daya, China. Kasus tersebut bukan satu-satunya yang terjadi di China. Beberapa daerah lain juga melaporkan kejadian yang sama.

Baca Juga: Wuhan masih dalam isolasi, warga: tolong pertemukan kami!

Media milik pemerintah China People's Daily melaporkan, seorang ahli menyebut hal tersebut bisa terjadi karena adanya perbedaan dalam sampel yang digunakan.

Sementara pedoman resmi mengharuskan pasien melakukan tes sebanyak dua kali dengan hasil negatif untuk keduanya. Minimal kedua tes tersebut memiliki jeda selama satu sahi.

Lei Xuezhong, seorang dokter yang bekerja pada perawatan untuk virus di rumah sakit provisi Sichuan menyebut pihaknya telah menggunakan penyeka hidung dan tenggorokan untuk tes tersebut sebelum mengeluarkan pasien, tetapi sekarang diminta untuk menggunakan sampel dari paru-paru, di mana virus kemungkinan besar akan terdeteksi saat berkembang, 

Baca Juga: Ada temuan kasus baru, Pemerintah Hubei: Masa inkubasi virus corona bisa 27 hari

Komisi Kesehatan Nasional China merekomendasikan pasien yang puluh untuk dipantau kesehatannya selama 14 hari. Mereka juga harus memakai masker dan mengurangi kegiatan di luar ruangan setelah meninggalkan rumah sakit.





Close [X]
×