kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.918.000   -22.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.859   17,00   0,10%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Produksi Robot yang Piawai Kungfu Mabuk, Industri Robotika China Kian Tinggalkan AS


Selasa, 17 Februari 2026 / 15:47 WIB
Produksi Robot yang Piawai Kungfu Mabuk, Industri Robotika China Kian Tinggalkan AS
ILUSTRASI. Perusahaan robotika global AGIBOT (AGIBOT/dok)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Industri robotika China telah tumbuh dengan pesat. Miliaran penduduk China yang menyaksikan acara televisi gala Chūnjié Wǎnhuì atawa Festival Musim Semi yang ditayangkan stasiun CCTV menjadi saksi.

Acara yang setiap tahunnya ditayangkan di malam Imlek tersebut menampilkan perkembangan industri mutakhir negara tersebut. Empat perusahaan rintisan robot humanoid yang sedang berkembang, yakni Unitree Robotics, Galbot, Noetix, dan MagicLab, mendemonstrasikan produk mereka di gala tersebut.

Sekadar informasi, gala Festival Musim Semi merupakan acara televisi China yang paling banyak disaksikan masyarakat China. Kepopuleran acara ini sama seperti Super Bowl di Amerika Serikat (AS) atau Kohaku Uta Gassen di Jepang.

Baca Juga: Industri Pertahanan China Sakit: Proyek Rudal Mangkrak Akibat Badai PHK Jenderal

Tiga sketsa pertama program tersebut menampilkan robot humanoid secara menonjol. Salah satunya demonstrasi seni bela diri yang panjang, di mana lebih dari selusin robot humanoid Unitree melakukan rangkaian pertarungan yang canggih dengan mengayunkan pedang, tongkat, dan nunchaku di dekat para pemain anak-anak.

Dalam pertarungan tersebut, para robot humanoid menampilkan gerakan-gerakan yang sulit, di antaranya gerakan tinju mabuk ala drunken master. Ini membuktian robot China telah memiliki koordinasi dan keseimbangan yang baik, serta memiliki sistem pemulihan kesalahan, yang memungkinkan robot bangkit setelah jatuh.

Sketsa pembuka program tersebut juga menampilkan chatbot akal imitasi (AI) Bytedance, Doubao. Sementara empat robot humanoid Noetix muncul bersama aktor manusia dalam sketsa komedi. Robot MagicLab melakukan tarian sinkronisasi dengan para penampil manusia, dengan iringan lagu We Are Made in China.

Baca Juga: Banjir Produk Petrokimia China di Indonesia, Industri Dalam Negeri Kian Tertekan

Hype seputar robot humanoid China makin besar setelah pelaku utama di industri ini, seperti AgiBot dan Unitree, bersiap initial public offering (IPO) tahun ini.

Presiden China Xi Jinping telah bertemu dengan lima pendiri startup robotika dalam setahun terakhir. Di rentang waktu yang sama, Xi juga menemui empat pengusaha kendaraan listrik dan empat pengusaha semikonduktor. Ini menunjukkan pentingnya industri robotika bagi Xi.

Acara CCTV, yang tahun lalu ditonton oleh 79% pemirsa TV di China, selama beberapa dekade terakhir telah digunakan untuk menyoroti ambisi teknologi Beijing. “Termasuk program luar angkasa, drone, dan robotika,” kata Georg Stieler, Direktur Pelaksana Asia dan Kepala Robotika dan Otomatisasi Stieler.

Baca Juga: GABEL Waspadai Tekanan Rantai Pasok Industri Elektronik Imbas Perang Dagang AS-China

China telah memposisikan robotika dan AI sebagai inti dari strategi manufaktur AI+ generasi berikutnya. Negara ini bertaruh bahwa peningkatan produktivitas dari otomatisasi akan mengimbangi tekanan dari angkatan kerja yang menua.

“Humanoid menggabungkan banyak kekuatan China ke dalam satu narasi: kemampuan AI, rantai pasokan perangkat keras, dan ambisi manufaktur. Mereka juga merupakan bentuk yang paling 'mudah dipahami' oleh publik dan pejabat,” kata Poe Zhao, analis teknologi yang berbasis di Beijing.

Menurut perusahaan riset Omdia, China menyumbang 90% dari sekitar 13.000 robot humanoid yang dikirim secara global tahun lalu, jauh di depan para pesaing AS termasuk Optimus milik Tesla.

Baca Juga: Harga Kedelai Turun 1% di Tengah Lesunya Permintaan China Terhadap Pasokan AS

Morgan Stanley memproyeksikan, penjualan robot humanoid China akan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 28.000 unit tahun ini.

Selanjutnya: Penyaluran Bansos Pangan Jelang Bulan Ramadhan Dinilai Mampu Jaga Stabilitas Harga

Menarik Dibaca: Pasar Asia Libur Imlek, Harga Emas Sempat Tumbang di bawah US$ 4.900




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×