Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Saham Hong Kong dan China anjlok tajam pada hari Senin (9/3/2026) karena konflik yang meningkat di Timur Tengah menyebabkan harga minyak melonjak, mengancam pertumbuhan global dan memukul selera risiko di pasar di seluruh Asia.
Mengutip Reuters, indeks Hang Seng anjlok 3% pada perdagangan awal ke level terendah enam bulan.
Indeks CSI300 China yang berisi saham-saham unggulan turun 2% ke level terendah tahun ini, sementara Indeks Komposit Shanghai kehilangan sekitar 1,5%.
Baca Juga: Bursa Hongkong dan China Turun di Pagi Ini (9/3), Terseret Harga Minyak
Sementara itu, yuan China mencapai level terlemah dalam sebulan terhadap dolar yang menguat.
Harga minyak melonjak pada hari Senin karena perang AS-Israel yang meluas dengan Iran menyebabkan beberapa produsen minyak utama Timur Tengah memangkas pasokan dan karena kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan terhadap pengiriman melalui jalur Selat Hormuz.
Saham-saham Asia anjlok karena prospek bahwa perang di Timur Tengah dapat menyebabkan konsumen dan bisnis di seluruh dunia menghadapi kenaikan harga bahan bakar selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, mengancam perekonomian global yang sudah rapuh.













