kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.918.000   -22.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.859   17,00   0,10%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Ekonomi Jerman Tahun Ini Diperkirakan Akan Tumbuh 1%


Selasa, 17 Februari 2026 / 17:52 WIB
Ekonomi Jerman Tahun Ini Diperkirakan Akan Tumbuh 1%
ILUSTRASI. Ekonomi Jerman diperkirakan akan tumbuh sebesar 1% tahun ini (REUTERS/Leon Kuegeler)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Kabar baik bagi Jerman. Ekonomi negara terbesar di Eropa ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 1% tahun ini, sedikit lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya.

Kendati begitu, pebisnis menilai Jerman perlu melakukan reformasi ekonomi agar ekonomi pulih berkelanjutan. "(Proyeksi pertumbuhan) itu terlalu kecil; para pesaing kita lebih dinamis," kata Helena Melnikov, Direktur Pelaksana DIHK, Kadin Jerman.

Melnikov sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jerman tahun ini hanya akan mencapai 0,7%.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Cuma Tumbuh 5% Sampai Tahun Depan, Baru Membaik di 2027

Jerman masih berjuang bangkit di tengah ketidakpastian geopolitik, biaya operasional yang tinggi, dan permintaan domestik yang lemah membebani perusahaan. Pertumbuhan pada tahun ini sebagian besar akan didorong oleh efek statistik dan kalender.

"Pertumbuhan ekonomi global dan pengeluaran publik yang lebih tinggi, misalnya untuk keamanan dan pertahanan, memberikan sedikit dorongan di beberapa area. Tetapi secara keseluruhan, dampaknya terlalu kecil," kata Melnikov, seperti dikutip Reuters.

Melnikov memaparkan, sejak 2019, ekonomi global telah tumbuh sebesar 19%. Sementara ekonomi AS tumbuh 15%, dan Italia sebesar 6%. "Hanya di Jerman kita stagnan sejak 2019, dengan pertumbuhan 0,2%," kata Melnikov.

Baca Juga: Jerman Tangkap Lima Orang Terkait Pasokan Barang ke Industri Pertahanan Rusia

Indeks iklim bisnis DIHK, berdasarkan tanggapan dari sekitar 26.000 perusahaan di berbagai sektor dan wilayah, sedikit meningkat menjadi 95,9 poin. Tetapi angka ini tetap jauh di bawah rata-rata jangka panjangnya, yaitu 110.

Pemerintah federal telah mengumumkan langkah-langkah reformasi. Di antaranya menggelontorkan dana infrastruktur sebesar € 500 miliar serta meningkatkan investasi perusahaan yang disetujui.

Kendati begitu, optimisme pada iklim bisnis hanya sedikit lebih optimistis daripada survei sebelumnya pada Oktober lalu. Survei tersebut juga mendapati, satu dari empat perusahaan Jerman memperkirakan situasi ekonomi akan memburuk.

Baca Juga: Pasukan Eropa Merapat: Prancis-Jerman Kirim Tentara ke Greenland!

Survei mendapati, ada 59% perusahaan menyebut lemahnya permintaan domestik jadi risiko utama. Selain itu, ada 59% yang menilai meningkatnya biaya tenaga kerja jadi faktor risiko.

Kebijakan ekonomi yang tidak pasti dan tingginya harga energi dan bahan baku juga dianggap sebagai risiko utama. Survei tersebut mencatat, persentase responden yang melaporkan hal tersebut masing-masing mencapai 58% dan 48%.

Rencana investasi tetap lesu. Hanya 23% perusahaan yang berniat meningkatkan investasi, sementara 31% berencana memangkasnya. "Itu tidak akan menutup kesenjangan yang ada: investasi swasta 11% di bawah level sebelum virus Covid-19," kata Melnikov.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tahun 2025 Lebih Baik Dari Nasional

Perusahaan juga tetap berhati-hati dalam perekrutan. Seperempat bisnis memperkirakan jumlah karyawan akan turun, sementara hanya 12% yang berencana menambah staf.

Namun, ekspektasi ekspor menawarkan beberapa harapan. Ada 22% perusahaan memperkirakan ekspor akan meningkat dalam 12 bulan ke depan, tiga poin persentase lebih tinggi daripada survei Oktober.

Selanjutnya: 6 Usaha Pariwisata yang Wajib Tutup di Jakarta Selama Ramadhan 2026

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Kota Kediri Ramadan 2026 Lengkap




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×