kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Terpilih Jadi PM Australia, Albanese: Saya Ingin Menyatukan Negara!


Minggu, 22 Mei 2022 / 07:33 WIB
ILUSTRASI. Australia baru menyelesaikan pemilu


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah sembilan tahun menjadi oposisi, Partai Buruh Australia akhirnya memenangkan pemilu. Alhasil, pemimpin partai tersebut, Anthony Albanese bakal menjadi perdana menteri Negeri Kangguru yang anyar.

“Saya ingin menyatukan negeri,” ujar Albanese dikutip dari Reuters, Minggu (22/5)

Albanese melihat, masyarakat Australia perlu bersatu untuk mencari kepentingan bersama, melihat ke arah tujuan bersama itu. Pasalnya, ia merasa selama ini masyarakat Australia sudah cukup terpecah.

“Apa yang mereka inginkan adalah bersatu sebagai sebuah bangsa dan saya berniat untuk memimpin itu," imbuhnya.

Baca Juga: PM Australia Morrison Akui Kekalahan Pemilu, Partai Buruh Bentuk Pemerintahan

Sebelumnya, Perdana Menteri petahana Scott Morrison mengatakan, dirinya telah menghubungi Albanese untuk mengakui kekalahan dalam pemilihan dan mengucapkan selamat atas kemenangannya.

Dengan hasil pemilu ini, Morrison bakal mengakhiri masa kepemimpinannya selama delapan tahun sembilan bulan untuk koalisi konservatif. Ia menjadi perdana menteri pada tahun 2018 setelah beberapa kali pergantian kepemimpinan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×