Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Perusahaan teknologi China, ByteDance, yang merupakan pengembang TikTok, sedang dalam pembicaraan awal dengan perbankan untuk pinjaman luar negeri.
Menurut laporan Bloomberg pada Rabu (24/6/2026), ByteDance mengincar pinjaman sekitar US$ 20 miliar. Jumlah ini menjadi pinjaman luar negari terbesar ByteDance, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Perusahaan tersebut telah mendekati perbankan untuk mendapatkan pinjaman yang mungkin memiliki jangka waktu tiga tahun, dengan opsi untuk memperpanjangnya hingga lima tahun, menurut laporan tersebut.
Baca Juga: Harga Emas Turun, Spekulasi Kenaikan Bunga The Fed Mendorong Penguatan Dolar AS
ByteDance tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Perusahaan ini muncul sebagai pembelanja utama untuk infrastruktur AI, meningkatkan pengeluaran dan kemitraan untuk mengamankan chip dan layanan desain chip.














