kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45968,22   0,56   0.06%
  • EMAS928.000 0,54%
  • RD.SAHAM -0.35%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.19%

Tesla akan bangun pabrik mobil listrik di India, ini lokasinya


Rabu, 17 Februari 2021 / 20:48 WIB
Tesla akan bangun pabrik mobil listrik di India, ini lokasinya
ILUSTRASI. Miliarder Elon Musk yang juga pemilik Tesla Inc akan mendirikan unit manufaktur mobil listrik di negara bagian Karnataka, India selatan.

Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BENGALURU. Miliarder Elon Musk yang juga pemilik Tesla Inc akan mendirikan unit manufaktur mobil listrik di negara bagian Karnataka, India selatan. Demikian dokumen pemerintah yang dilihat Reuters pada akhir pekan lalu.

"Perusahaan AS Tesla akan membuka unit manufaktur mobil listrik di Karnataka," sebut pemerintah negara bagian itu dalam sebuah pernyataan singkat seperti dikutip Reuters.

Pernyataan itu adalah bagian dari dokumen yang lebih luas yang menguraikan sorotan anggaran India untuk rakyatnya dalam bahasa lokal Kannada.

Baca Juga: Tahun 2025, Indonesia diharapkan sudah mampu produksi baterai kendaraan listrik

Bulan lalu, produsen mobil listrik itu menggabungkan Tesla Motors India dan Energy Private Limited dengan kantor terdaftarnya di kota Bengaluru di Karnataka, pusat perusahaan teknologi global.

Kepala Menteri Negara B.S. Yediyurappa mengatakan dalam sebuah tweet, yang kemudian dihapus, bahwa Tesla akan memulai operasinya di India dengan unit R&D di Bengaluru.

Tidak segera jelas apakah pernyataan hari Sabtu pekan lalu itu merujuk pada unit yang sama.

Tesla dan kantor menteri utama negara bagian Karnataka tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters soal ini.

Musk telah men-tweet beberapa kali tentang perusahaan yang akan segera terjun ke India. Pada bulan Desember 2020 lalu, CEO Tesla ini mengonfirmasi via Twitter bahwa Tesla akan diluncurkan di negara itu pada tahun 2021.

India sangat ingin mengurangi ketergantungan minyaknya dan mengurangi polusi, tetapi upayanya untuk mempromosikan kendaraan listrik terhalang oleh kurangnya investasi di bidang manufaktur dan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya.

Untuk meningkatkan investasi, India berencana menawarkan insentif senilai US$ 4,6 miliar kepada perusahaan yang mendirikan fasilitas manufaktur baterai canggih, Reuters melaporkan tahun lalu.

 

Selanjutnya: Elon Musk undang Vladimir Putin mengobrol di Clubhouse, ini jawaban jubir Kremlin

 




TERBARU
Kontan Academy
Basic Social Media Marketing Strategy (Facebook & Instagram) Batch 9 Capital Investment Model & Presentation

[X]
×