kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Tesla Menaikkan Harga Model 3 di Eropa Karena Tarif Kendaraan Listrik Buatan China


Kamis, 11 Juli 2024 / 00:00 WIB
ILUSTRASI. Model 3 milik Tesla saat proses pengiriman di pabrik Shanghai, China.


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Tesla telah menaikkan harga mobil Model 3 di negara-negara Eropa termasuk Jerman, Belanda, dan Spanyol sekitar 1.500 euro (US$ 1.622). Produsen mobil asal Amerika Serikat (AS) ini menaikkan harga setelah Uni Eropa mengenakan tarif pada kendaraan listrik buatan China.

Tesla, yang membuat Model 3 di Shanghai dan merupakan eksportir utama kendaraan listrik dari Tiongkok, telah memperingatkan pada bulan Juni bahwa pihaknya mungkin akan menaikkan harga. Komisi Eropa memberlakukan tarif pada tanggal 4 Juli untuk melawan banjir kendaraan listrik yang disubsidi. China menolak karakterisasi ini.

Tarif tersebut bersifat sementara dan akan diterapkan sampai Komisi memutuskan apakah akan menerapkan bea akhir pada bulan November. Besaran tarif masuk mencapai 37,6%, tergantung pada produsen mobilnya.

Tesla digolongkan bekerja sama dengan penyelidikan Uni Eropa mengenai kasus ini. Tesla diberi tarif 20,8% tetapi meminta perhitungan ulang tarifnya, menurut Komisi Eropa.

BMW juga telah meminta Komisi Eropa untuk memotong tarif mobil listrik Mini yang diproduksi di China. Saat ini, Mini dikenakan bea tertinggi sebesar 20,8%.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×