Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - HANOI. Tesla merangsek ke kawasan Asia Tenggara. Produsen kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) dari Amerika Serikat (AS) ini telah mendirikan anak usaha di Vietnam.
Reuters melaporkan, Senin (14/9/2026), mengutip dokumen pendaftaran bisnis yang dipublikasikan pemerintah Vietnam, Tesla mendirikan anak usaha Tesla Motors Vietnam Limited Liability Company.
Pendirian ini menandai masuknya Tesla secara resmi ke Vietnam, negara yang jadi salah satu pasar EV dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
Menurut dokumen tersebut, unit bisnis Tesla di Vietnam ini didaftarkan di Ho Chi Minh City. Modal dasar ditetapkan sebesar 77,667 miliar dong, atau setara sekitar Rp 52,78 miliar.
Baca Juga: India Setujui Ekspor Listrik ke Nepal 18 Jam Sehari hingga Akhir 2026
Perusahaan baru tersebut didirikan pada 11 September. Perusahaan ini memiliki izin untuk melakukan penjualan grosir dan eceran mobil, suku cadang kendaraan, mesin, dan peralatan, serta kegiatan impor, ekspor, dan distribusi terkait.
Dokumen pendaftaran tersebut mencantumkan David Jon Feinstein, warga negara AS yang berdomisili di Austin, Texas, sebagai chairman. Isabel Ching Fan tercatat sebagai general director, sementara Nguyen Manh Hung menjabat sebagai asisten general director.
Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.














