kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

The Fed mempertimbangkan untuk menghentikan QE!


Kamis, 11 April 2013 / 06:00 WIB
ILUSTRASI. Air jahe memberikan banyak manfaat untuk kesehatan saat diminum pagi hari.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Hasil pertemuan the Federal Reserve selalu ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar. Nah, hasil pertemuan the Fed pada bulan Maret lalu menunjukkan, sejumlah anggota the Fed berpendapat bahwa bank sentral AS tersebut harus memulai untuk mengurangi sedikit demi sedikit program quantitative easing dan harus dihentikan pada akhir tahun ini.

Sejumlah anggota the Federal Open Market Committee menilai, jika outlook kondisi pasar tenaga kerja AS semakin membaik seperti yang diantisipasi sebelumnya, maka ada baiknya untuk mengurangi pembelian aset (quantitative easing) tahun ini dan menghentikannya pada akhir tahun," demikian rekapan hasil pertemuan the Fed yang berlangsung pada 19-20 Maret 2013.

Para anggota the Fed berdebat mengenai bagaimana dan kapan waktu yang tepat untuk menghentikan pembelian aset yang sudah menyebabkan defisit anggaran ke rekor tertingginya senilai US$ 3,22 triliun.

Sekadar informasi, the Fed menggelar pertemuan sebelum Departemen Tenaga Kerja AS merilis data tenaga kerja pada pekan lalu yang menunjukkan bahwa pertumbuhan tingkat tenaga kerja AS pada Maret merupakan yang paling lambat dalam sembilan bulan terakhir.

Komite the Fed akhirnya memutuskan untuk mempertahankan pembelian obligasi bulanan senilai US$ 85 miliar hingga outlook pasar tenaga kerja AS benar-benar membaik.

"Cukup jelas bahwa the Fed berupaya untuk mengurangi pembelian aset. Tapi, saya memperkirakan, data tenaga kerja yang dirilis pada pekan lalu menyebabkan keputusan tersebut ditunda. Mereka saat ini memilih untuk wait and see untuk melihat lebih jauh kondisi pasar tenaga kerja ke depannya," papar Nathan Sheets, mantan direktur keuangan internasional the Fed dan sekarang menjabat sebagai kepala ekonomi internasional global di Citigroup Inc di New York.

Dirilis lebih cepat

Sementara itu, pelobi bank dan staf Kongres AS menerima laporan pertemuan the Fed lebih cepat 19 jam dari jadwal seharusnya. Pihak the Fed menyebut hal ini sebagai kecelakaan.

Adalah Brian Gross, Fed's congressional liaison staff, yang mendistribusikan laporan FOMC pada pukul 02.00 p.m waktu Washington Selasa (9/4).

Sedangkan the Fed, setelah menyadari kesalahan tersebut, merilis laporan FOMC kepada media pada pukul 08.35 a.m dengan embargo publikasi hingga pukul 09.00 a.m waktu Washington.




TERBARU

[X]
×