kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Brescia Bangkrut Setelah 114 Tahun: Klub Baggio, Guardiola, Balotelli Terlilit Utang


Kamis, 30 Juli 2026 / 14:47 WIB
Brescia Bangkrut Setelah 114 Tahun: Klub Baggio, Guardiola, Balotelli Terlilit Utang
ILUSTRASI. Bendera Italia (KONTAN/Fenie Chintya)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Klub sepak bola legendaris Italia, Brescia, resmi mengakhiri eksistensinya setelah dinyatakan bangkrut oleh pengadilan Italia.

Keputusan tersebut menutup perjalanan klub yang telah berdiri selama 114 tahun dan pernah menjadi rumah bagi sejumlah bintang dunia, mulai dari Roberto Baggio, Pep Guardiola, Andrea Pirlo, Luca Toni, hingga Mario Balotelli.

Mengutip laporan Gazetta, kebangkrutan Brescia dipicu krisis keuangan yang tak kunjung terselesaikan. Klub berjuluk Le Rondinelle itu diketahui memiliki utang sekitar 20 juta euro atau setara Rp413,8 miliar.

Akibatnya, mereka gagal memenuhi berbagai kewajiban finansial yang menjadi syarat mengikuti kompetisi sepak bola profesional di Italia.

Pengadilan Italia pada Selasa (29/7) akhirnya menunjuk seorang administrator untuk mengurus proses likuidasi aset klub.

Putusan tersebut sekaligus mengakhiri sejarah salah satu klub paling berpengaruh dalam perkembangan sepak bola Italia.

Baca Juga: Proposal Kontroversial FIFA Berpotensi Dongkrak Gaji Infantino hingga Rp1,16 T

Upaya Penyelamatan Brescia Gagal

Pemilik Brescia, Massimo Cellino, sempat berusaha mempertahankan keberadaan klub. Ironisnya, kabar kebangkrutan itu ia terima tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-70.

Salah satu upaya terakhir yang dilakukan Cellino adalah mengaktifkan kembali pendaftaran klub pada akhir Juni.

Ia berpendapat Brescia masih berhak memperoleh dana solidaritas sekitar 6 juta euro atau sekitar Rp124,1 miliar dari transfer mantan pemainnya, Sandro Tonali, yang pindah dari Newcastle United ke Tottenham Hotspur.

Cellino bahkan sempat mencoba mendaftarkan Brescia ke kompetisi amatir kelompok umur U-16 di tingkat provinsi.

Sayangnya, Namun, seluruh upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan pengadilan akhirnya menetapkan Brescia bangkrut secara permanen.

Mundo Deportivo melaporkan, dana solidaritas dari transfer Tonali nantinya akan dialihkan ke dana FIFA.

Logo ikonik berbentuk huruf "V" yang selama puluhan tahun melekat pada seragam Brescia akan digunakan oleh Union Brescia, klub baru yang dibentuk pada 2025 agar Kota Brescia tetap memiliki wakil di kompetisi Serie C.

Baca Juga: Drama Pelatih Timnas Italia: Guardiola Gagal, Pirlo Ditolak, Mancini Dipilih

Tempat Singgah Banyak Legenda

Klub ini dikenal sebagai tempat berkembangnya pemain muda sekaligus destinasi bagi para bintang yang ingin menghidupkan kembali karier mereka.

Andrea Pirlo mengawali karier profesionalnya bersama Brescia sebelum berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik sepanjang masa. Roberto Baggio juga menemukan kembali performa terbaiknya saat memperkuat klub tersebut pada penghujung kariernya.

Pep Guardiola pun pernah membela Brescia setelah meninggalkan Barcelona. Klub ini juga diperkuat sejumlah nama besar lain seperti Gheorghe Hagi, Luca Toni, Alessio Tacchinardi, Matias Almeyda, Marek Hamsík, Mario Balotelli, hingga Sandro Tonali.

Pelatih Olympique Marseille saat ini, Roberto De Zerbi, juga pernah menjadi bagian dari Brescia ketika masih aktif sebagai pemain.

Pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, Brescia dikenal sebagai salah satu klub dengan gaya bermain menyerang di tengah dominasi filosofi catenaccio yang identik dengan pertahanan rapat di sepak bola Italia.

Baca Juga: UEFA Murka FIFA Jual Saham Piala Dunia, Apa yang Sebenarnya Diperdebatkan?




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×